BALIEXPRESS.ID-Kasus pengancaman yang dilakukan oleh seorang pria terhadap penjual nasi goreng diwilayah Pemogan Bali berakhir damai.
Ini usai pelaku pengancaman menemui sepasang penjual nasi goreng untuk memberi klarifikasi dan meminta maaf.
Dalam video singkat yang dibagikan oleh akun @denpasar.viral pada Minggu (20/07/2024) terlihat pria pelaku pengancaman itu bertemu dengan kedua korban.
Dalam percakapannya, pria tersebut mengaku salah dan mmemohon maaf.
Ia pun berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya kepada siapapun.
Lebih lanjut, pria tersebut mengaku pada malam itu tengah dalam pengaruh alcohol atau mabuk.
“Saya mohon maaf kepada ibu yang sudah bikin panik dan masnya karena sudah mengancam seperti itu,” jelas pria tersebut.
“Saya janji sama diri saya sendiri tidak akan mengulangi hal itu.Kemarin saya dalam kondisi kurang control karena pengaruh alcohol,” jelasnya.
Permintaan maaf itu pun diterima dengan baik oleh kedua korban.
Terlihat kedua pedagang nasi goreng itu memaafkan pria pengancam itu.
Diberitakan sebelumnya, aksi pengancaman yang dilakukan oleh seorang pria terhadap penjual nasi goreng di wilayah Pemogan Denpasar Selatan membuat netizen geram.
Baca Juga: Bawa Sajam; Ini Tampang Pria Ancam Penjual Nasi Goreng di Pemogan Bali, Banjir Hujatan Warganet
Dalam video yang dibagikan oleh akun @MISEL via akun @denpasar.viral terlihat seorang pria tak dikenal mengancam penjual nasi goreng gerobak menggunakan senjata tajam.
Pria yang mengendarai motor plat luar Bali itu mengancam membacok penjual nasi goreng apabila nasi pesanannya tidak enak.
Editor : Wiwin Meliana