BALIEXPRESS.ID-Pria yang melakukan pengancaman terhadap penjual nasi goreng di wilayah Pemogan Bali telah meminta maaf.
Dalam sebuah video yang dibagikanoleh akun @denpasar.viral, pria itu mengaku saat melakukan aksi pengancaman dalam kondisi mabuk.
Pria itu menemui kedua penjual nasi goreng dan mengaku salah serta memohon maaf.
Baca Juga: BRI Raih Penghargaan Best Risk Management di CNN Indonesia Awards
Ia pun berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya kepada siapapun.
“Saya mohon maaf kepada ibu yang sudah bikin panik dan masnya karena sudah mengancam seperti itu,” jelas pria tersebut.
Lebih lanjut, pria tersebut mengaku pada malam itu tengah dalam pengaruh alcohol atau mabuk.
“Saya janji sama diri saya sendiri tidak akan mengulangi hal itu.Kemarin saya dalam kondisi kurang kontrol karena pengaruh alkohol,” jelasnya.
Baca Juga: BERAKHIR DAMAI; Pelaku Pengancaman Penjual Nasi Goreng di Pemogan Bali Minta Maaf
Permintaan maaf itu pun diterima dengan baik oleh kedua korban.
Terlihat kedua pedagang nasi goreng itu memaafkan pria pengancam itu.
Diberitakan sebelumnya, aksi pengancaman yang dilakukan oleh seorang pria terhadap penjual nasi goreng di wilayah Pemogan Denpasar Selatan membuat netizen geram.
Dalam video yang dibagikan oleh akun @MISEL via akun @denpasar.viral terlihat seorang pria tak dikenal mengancam penjual nasi goreng gerobak menggunakan senjata tajam.
Pria yang mengendarai motor plat luar Bali itu mengancam membacok penjual nasi goreng apabila nasi pesanannya tidak enak.
Editor : Wiwin Meliana