BALIEXPRESS.ID-Usai abu Dali Wassink dilarung di Pantai Lembeng, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar Bali, kini beredar video keluarga melakukan upacara ngulapin.
Dalam video yang dibagikan oleh akun @devimihar via akun @gianyardaily, terlihat keluarga Dali Wassink menggelar upacara Ngulapin di tempat lokasi kejadian kecelakaan yang merenggut nyawa suami Jennifer Coppen tersebut.
Dalam video tersebut, terlihat seorang Jero Mangku sedang memimpin upacara dihadiri oleh ibunda Dali Wassink.
Namun dalam video tersebut tidak terlihat sang istri, Jennifer Coppen.
Upacara Ngulapin merupakan upacara pra Pitra Yadnya yang bertujuan agar Roh yang telah meninggal tidak bergentayangan.
Roh yang meninggal secara tiba - tiba, seperti kecelakaan, umumnya masih berada di lokasi di mana ia meninggal.
Baca Juga: Siapa Gebby Vesta, Transgender yang Sebut Jalan Sunset Road Bali Butuh Tumbal?
Hal paling sering terjadi, yaitu ketika seseorang meninggal mendadak karena kecelakaan.
Nah, Atmannya akan terus berada di jalan itu, meski jenazahnya telah dibawa pulang oleh keluarga.
Sontak saja video tersebut pun ramai mendapat respons positif warganet di Bali yang menilai bahwa keluarga Dali Wassink percaya dengan adat di mana mereka tinggal.
“Ingat Tuhan kita satu dengan banyak nama dan kita harus bisa mnegikuti gimana kepercayaan orang di mana tempat kita tinggal, karena tidak tahu gimana mahluk astral di luar sana, semoga tenang di alam sana,” tulis akun @yanjuzputra30.
“Ini yang namanya di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung, terima kasih respect,” tulis akun @putu_sudiawan.
Diberitakan sebelumnya, Dali Wassink mengalami kecelakaan di Jalan Sunset Road, Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (18/7/2024) dini hari.
Saat terjadi kecelakaan itu, Dali Wassink diketahui mengendarai sepeda motor. Seperti ini kronologinya.
Kejadiannya diduga bermula ketika Dali Wassink melintas dari arah utara ke selatan.
Dali Wassink mengendarai sepeda motor Kawasaki dengan nomor polisi DK 5555 KSW.
Suami Jennifer Coppen ini memacu motornya dengan kecepatan tinggi di Jalan Sunset Road, Kuta.
Namun setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), ia diduga mengalami out of control (OC) atau kehilangan kendali atas kendaraannya.
Sepeda motor tersebut menabrak trotoar dan terpental. Akibatnya, Dali Wassink menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian.
Pria berusia 22 tahun itu menderita sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya.
Editor : Wiwin Meliana