Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Beda dari Tol Bali Mandara, Giri Prasta Tegaskan Tol Laut Tidak Akan Rusak Ekosistem

Putu Resa Kertawedangga • Rabu, 24 Juli 2024 | 17:20 WIB

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat memaparkan rencana pembangunan tol laut
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat memaparkan rencana pembangunan tol laut

BALIEXPRESS.ID - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menegaskan pembangunan Tol Laut tidak akan merusak ekosistem.

Sebab pembangunan ini tidak seperti Tol Bali Mandara. Hal ini disampaikan usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Badung, Selasa (23/7). 

Baca Juga: WADUH! Kecewa Tak Kunjung Diangkut, Warga Kirim 4 Truk Sampah ke Kantor Bupati dan DPRD Sintang

Menurut Giri Prasta, Tol Laut bukan lah jalan yang dibangun di atas laut. Bahkan ia membantah jika akan menancapkan tiang besar ke bawah laut. “Bukan jalan tol di atas laut, yang ada adalah Tol Laut,” tegasnya. 

Bupati asal Pelaga ini pun meminta agar tidak menyalah artikan. Sebab ia tidak ingin merusak estetika dari pantai.

 “Apalagi anak-anak saya surfing di situ (pantai). Bahkan di berapa daerah menjadi tempat pelatihan surfing. Jangan sampai merusak biota laut,” ucapnya. 

Baca Juga: DUH! Dipakai Foto Prewedding; Mobil Mewah Terjebak di Pasir Pantai Pasut Tabanan, Rental Auto Nangis

Menurutnya, Tol Laut tersebut adalah transportasi kapal yang berangkat dan menuju dari bandara I Gusti Ngurah Rai.

Sehingga wisatawan yang akan menuju tempatnya menginap dapat turun di lokasi tertentu.

“Misalkan dari Bandara Ngurah Rai supaya tidak kena jalan darat macet, nanti akan ada lalu lalang dua orang dari utara dan selatan,” jelasnya seraya menyebutkan akan dilakukan kerjasama dengan pihak ketiga. 

Sebelumnya, Kadis PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba menerangkan, pembangunan Tol Laut ini adalah istilah yang dimunculkan oleh Bupati Badung.

Baca Juga: Menelusuri Sejarah Keluarga Rothschild; Dinasti Bankir Terkaya di Dunia yang Mendominasi Keuangan Eropa, hingga Tradisi untuk Menjaga Kekayaan

Sebab saat ini telah direncanakan pembangunan trem di pinggir pantai. Bahkan jalurnya dari Bandara Ngurah Rai hingga Cemagi.

 “Itu (trem) yang saya jelasin sebelumnya,” ucapnya.

Dalam pembangunan trem ini ia mengaku, akan dilakukan normalisasi bibir pantai dengan penambahan pasir. Bahkan penambahan pasir ini akan dilakukan hingga Pantai Cemagi.

 “Nanti akan ada jalur trem listrik. Pembangunannya sampai Cemagi,” ujarnya. (esa)

 

Editor : Wiwin Meliana
#tol laut #ekosistem #pembangunan #giri prasta