Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sejarah Desa Banua Kintamani: Ada Peran Raja Bangli dan Masyarakat Kayubihi

I Made Mertawan • Sabtu, 27 Juli 2024 | 00:38 WIB
Desa Banua, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.
Desa Banua, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

BALIEXPRESS.ID- Desa Banua yang berada di wilayah Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali merupakan desa kecil.

Desa Banua terdiri satu dusun atau banjar dinas dengan luas wilayah mencapai 280 hektare.

Desa Banua berbatasan dengan Desa Katung di sebelah  utara dan timur. Di sebelah barat adalah Desa Mangguh.

Kemudian di selatan berbatasan dengan Desa Kerta, Kecamatan Payangan dan Desa Taro Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar.

Sejarah berdirinya desa ini tidak bisa dilepaskan dengan Desa Kayubuhi di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.

Dilansir dari website Desa Banua, disebutkan bahwa Desa Banua mulai berdiri pada zaman kerajaan.

Pada masa itu, wilayah yang kini menjadi Desa Banua masih  belum berpenghuni.

Letaknya yang berada di ujung selatan Kerajaan Bangli dan berbatasan dengan Kerajaan Payangan membuat wilayah ini kurang diminati untuk dijadikan tempat tinggal.

Namun, seiring berjalannya waktu dan kondisi kehidupan yang semakin sulit akibat bencana alam, Raja Bangli memutuskan untuk mengirimkan penduduk dari Desa Kayubihi untuk menetap di kawasan tersebut.

Keputusan ini diambil melalui musyawarah atau 'bebanuaan' antara Raja Bangli dan masyarakat Kayubihi.

Kesepakatan inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya Desa Banua.

Seiring berjalannya waktu, desa ini semakin berkembang dengan kedatangan penduduk dari berbagai wilayah di Kerajaan Bangli.

Sistem pemerintahan di Desa Banua awalnya mengikuti sistem 'Kelihan Manca', di mana lima desa bergabung dalam satu pemerintahan.

Kelima desa itu adalah Desa Banua, Desa Katung, Desa Abuan, Desa Mangguh dan Desa Bayunggede.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, Desa Banua akhirnya memiliki pemerintahan sendiri yang berdiri hingga saat ini. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #Kintamani #bangli #sejarah #Desa Banua