Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jelang Tumpek Landep, Layanan Cuci Motor Lapas Tabanan Diserbu

IGA Kusuma Yoni • Sabtu, 27 Juli 2024 | 15:19 WIB

Ramai diserbu pelanggannya, layanan cuci motor Lapas Tabanan laris manis menjelang Tumpek Landep.
Ramai diserbu pelanggannya, layanan cuci motor Lapas Tabanan laris manis menjelang Tumpek Landep.

BALIEXPRESS.ID- Sehari menjelang Hari Raya Tumpek Landep, Layanan Cuci Motor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tabanan ramai didatangi oleh pelanggan.

Puluhan pelanggan memanfaatkan layanan ini cuci sepeda motor yang dilakukan oleh Warga Binaan Lapas Tabanan.

Baca Juga: Sinergi dalam Mewujudkan Pilkada 2024 yang Aman dan Damai

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/ Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Agung Wisnuputra Dalem, menyebutkan adanya peningkatan penggunaan layanan cuci motor Lapas Tabanan setiap Perayaan Tumpek Landep memang sudah menjadi tradisi rutin setiap enam bulan sekali.

"Layanan Cuci Motor ini merupakan asimilasi yaitu proses pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Dan untuk operasionalnya tidak hanya pada hari Tumpek Landep saja, layanan ini buka setiap hari," jelasnya Jumat (26/7).

Adapun tujuan dari asimilasi cuci motor ini bertujuan untuk membaurkan Warga Binaan dengan Masyarakat tetapi tentunya setelah dilaksanakan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan serta WBP yang diberi kesempatan untuk melaksanakan asimilasi ini telah memenuhi syarat. 

Baca Juga: Soal Usulan Pemecatan dari PDI P; Nyoman Mulyadi Akui Tidak Tahu, Hubungi Gede Sanjaya Namun Tak Direspon

Adapun peningkatan jumlah sepeda motor yang di cuci oleh warga Binaan Lapas Tabanan hari Jumat (26/7), mencapai 60 unit, dengan harga per unit mulai dari Rp 25 ribu tergantung jenis sepeda motornya. 

"Kemungkinan untuk besok (Sabtu, hari ini), jumlah unit sepeda motornya akan meningkat," lanjutnya. 

Sementara itu, Kepala Lapas menambahkan bahwa di Lapas Tabanan terdapat banyak kegiatan pembinaan baik pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian.

Baca Juga: Pengakuan Asisten Rumah Tangga Asal NTT di Bali yang Buang Bayinya di Tempat Sampah: Ada Kisah Cinta yang Kejam dari Ayah Bayi

 Salah satu pembinaan kemandirian yang kami selenggarakan yaitu Asimilasi Cuci Motor. 

"Melalui asimilasi ini, kami membekali Warga Binaan dengan skill atau keterampilan sehingga pada saat reintegrasi dengan masyarakat, mereka mempunyai bekal setelah bebas dari Lapas,” terang Muhamad Kameily. (gek)

 

Editor : Wiwin Meliana
#lapas tabanan #Tumpek Landep #cuci motor