BALIEXPRESS.ID- Sehari menjelang Hari Raya Tumpek Landep, Layanan Cuci Motor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tabanan ramai didatangi oleh pelanggan.
Puluhan pelanggan memanfaatkan layanan ini cuci sepeda motor yang dilakukan oleh Warga Binaan Lapas Tabanan.
Baca Juga: Sinergi dalam Mewujudkan Pilkada 2024 yang Aman dan Damai
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/ Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Agung Wisnuputra Dalem, menyebutkan adanya peningkatan penggunaan layanan cuci motor Lapas Tabanan setiap Perayaan Tumpek Landep memang sudah menjadi tradisi rutin setiap enam bulan sekali.
"Layanan Cuci Motor ini merupakan asimilasi yaitu proses pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Dan untuk operasionalnya tidak hanya pada hari Tumpek Landep saja, layanan ini buka setiap hari," jelasnya Jumat (26/7).
Adapun tujuan dari asimilasi cuci motor ini bertujuan untuk membaurkan Warga Binaan dengan Masyarakat tetapi tentunya setelah dilaksanakan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan serta WBP yang diberi kesempatan untuk melaksanakan asimilasi ini telah memenuhi syarat.
Adapun peningkatan jumlah sepeda motor yang di cuci oleh warga Binaan Lapas Tabanan hari Jumat (26/7), mencapai 60 unit, dengan harga per unit mulai dari Rp 25 ribu tergantung jenis sepeda motornya.
"Kemungkinan untuk besok (Sabtu, hari ini), jumlah unit sepeda motornya akan meningkat," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Lapas menambahkan bahwa di Lapas Tabanan terdapat banyak kegiatan pembinaan baik pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian.
Salah satu pembinaan kemandirian yang kami selenggarakan yaitu Asimilasi Cuci Motor.
"Melalui asimilasi ini, kami membekali Warga Binaan dengan skill atau keterampilan sehingga pada saat reintegrasi dengan masyarakat, mereka mempunyai bekal setelah bebas dari Lapas,” terang Muhamad Kameily. (gek)
Editor : Wiwin Meliana