BALIEXPRESS.ID - Sebuah peristiwa tragis terjadi di Banjar Padpadan, Gianyar, Bali. Pohon beringin berusia ratusan tahun yang menjadi ikon desa tiba-tiba tumbang pada Sabtu (27/7) malam.
Peristiwa ini menyebabkan kerusakan parah pada pura desa dan sejumlah pelinggih milik warga.
Pura Kuno Rusak Parah
Dahan-dahan besar pohon beringin yang tumbang menimpa bagian depan pura, merobohkan tembok penyengker dan merusak beberapa bagian bangunan suci.
Pelinggih milik warga yang berada di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tua tersebut.
Penyebab Kejadian
Kapolsek Gianyar, Kompol I Nyoman Sukadana, menjelaskan bahwa usia pohon yang sudah tua dan kondisi cuaca ekstrem menjadi penyebab utama tumbangnya pohon beringin.
"Pohon ini sudah berusia ratusan tahun dan akarnya sudah tidak kuat lagi menopang batang yang besar. Ditambah lagi dengan hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir, akhirnya pohon ini tidak kuat menahan," ujarnya.
Baca Juga: Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Beri Bantuan Sembako Bagi Warga Kurang Mampu
Nilai Sejarah dan Spiritual
Pohon beringin yang tumbang memiliki nilai sejarah dan spiritual yang tinggi bagi masyarakat Banjar Padpadan.
Pohon ini telah menjadi saksi bisu perjalanan sejarah desa dan menjadi tempat berteduh serta melakukan persembahyangan.
Upaya Penanganan
Mendapat laporan kejadian, tim gabungan dari Polsek Gianyar, BPBD Kabupaten Gianyar, dan warga setempat langsung melakukan evakuasi.
Dahan-dahan pohon yang menimpa pura dan pelinggih segera dibersihkan untuk mencegah terjadinya korban jiwa dan kerusakan lebih lanjut.
Imbauan Kepada Masyarakat
Kapolsek Gianyar mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat musim hujan.
"Kami mengimbau agar masyarakat segera melaporkan jika menemukan pohon yang kondisinya sudah membahayakan. Jangan ragu untuk menghubungi pihak berwenang," pungkasnya. ***
Editor : I Putu Suyatra