BALIEXPRESS.ID-Pelaku pengerusakan fasilitas umum di Pantai Legian, Kuta yang sempat viral di media sosial akhirnya diamankan pihak kepolisian.
Pelakunya ternyata remaja dibawah umur berinisial SH, 16, pemuda yang tinggal di wilayah Sidakarya Denpasar.
Baca Juga: Masih Dibawah Umur; Polsek Kuta Amankan Remaja Pelaku Pengerusakan di Pantai Legian Kuta
Kapolsek Kuta AKP I Ketut Agus Pasek Sudina, S.I.K.,M.H., menyebutkan pelaku diamankan setelah melakukan penyelidikan terhadap akun yang pertama kali memviralkan video tersebut.
Setelah dilakukan penyelidikan rupanya video tersebut didapat dari status Whatapps milik saksi SANAW kemudian dibagikan kembali oleh akun @pantailegian.
Unit Reskrim Polsek Kuta kemudain mencari keberadaan saksi SANAW yang diketahui beralamat di Sesetan.
Kemudian tim bergerak mencari keberadaan saksi yang diketahui tinggal di Jalan Dukuh Sari Gang Burung Madu, Sesetan.
Pelaku dan dua rekannya diamankan ke Polsek Kuta untuk dimintai keterangan.
“Kami langsung melakukan penyelidikan terhadap akun IG dan mengamankan pelaku inisial SH yang masih di bawah umur dan pelaku mengakui perbuatannya,” ujar AKP Agus.
Lebih lanjut, AKP Agus menyebutkan bahwa motif pelaku melakukan pengerusakan fasilitas umum karena dalam pengaruh minuman keras alias mabuk.
Baca Juga: Video Intim Pelajar di Buleleng Viral: Gunakan Seragam Olahraga Salah Satu Sekolah di Bali Utara
“Saat ini pelaku telah diamakan di polsek,” ujar AKP Agus dikutip dari akun media sosial @humaspolsekkuta pada Senin (29/07/2024).
Sebelumnya, pengerusakan fasilitas umum oleh remaja viral di media sosial pada Jumat, 26 Juli 2024.
Dalam video yang beredar, terlihat pemuda tersebut dengan brutal melempar sebuah kursi yang berada di tempat tersebut.
Ia juga terlihat menendang meja, kursi, dan juga pagar pembatas di depan sebuah toilet.
Baca Juga: Sulit Bersaing dan Ingin Beri Menit Bermain Lebih, Kiper Muda Bali United Dipinjamkan ke Klub Liga 2
Bahkan terdengar suara cekikan-kikan dari pemuda yang merekam adegan tersebut.
Tak diketahui secara pasti kapan dan jam berapa aksi pengerusakan itu terjadi.
Editor : Wiwin Meliana