Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

BIKIN MIRIS! Diakui Ibunya, Ternyata Hal Ini yang Membuat Bocah Bule Kocong Beraksi Nyeleneh hingga Viral di Ubud

I Gede Paramasutha • Sabtu, 3 Agustus 2024 | 02:04 WIB
AKSI KOCONG: Di tengah aksi nyeleneh bocah bule asal Ukraina si Kocong di Ubud, Gianyar ternyata ada alasan yang bikin miris.
AKSI KOCONG: Di tengah aksi nyeleneh bocah bule asal Ukraina si Kocong di Ubud, Gianyar ternyata ada alasan yang bikin miris.

BALIEXPRESS.ID – Usai viral dengan aksi nyelenehnya di kawasan Ubud, Gianyar, bocah bule asal Ukraina berinisial BS alias Kocong diamankan pihak Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, pada Kamis (1/8).

Bersama ibunya inisial SB, Kocong akan dideportasi lantaran melebihi izin tinggal alias overstay.

Kepala Kantor Imigrasi Denpasar Ridha Sah Putra menjelaskan, bocah itu dan ibunya datang ke Indonesia pada 21 Desember 2023.

"Mereka menggunakan Visa On Arrival (VOA) dan tiba melalui bandara Internasional Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten," tutur Ridha, dalam press release pada Jumat (2/8).

Namun hingga masa izin tinggalnya habis pada Januari 2024, tidak ada upaya untuk memperpanjang. Padahal VOA masih bisa diperpanjang sebanyak satu kali.

Belakangan terungkap bahwa ibu Kocong sudah tidak memiliki biaya hidup lagi selama di Indonesia.

Sedangkan, ayah dari bocah yang acap kali berkeliaran tak pakai baju ini sedang berada di Norwegia.

Untungnya ada warga yang membantu menampung mereka di pemukiman daerah Ubud.

Sang ibu sudah berusaha mengumpulkan uang untuk pulang ke negaranya selama masa berlaku masa izin tinggalnya habis. Akan tetapi upaya itu tetap tidak cukup.

 "Dari keterangannya, memang ibunya sudah tidak bisa kasih tahu anaknya lagi dan membebaskan kegiatan anaknya, yang berkeliaran di pinggir jalan sampe malam, sampai manjat ke atap rumah warga dan sebagainya," tambahnya.

Lebih lanjut, Ridha mengatakan di satu sisi Kocong memang hanya anak kecil. Tapi dari sisi kemanusiaan, pihaknya perlu mengamankan anak dan ibunya.

Sebab, tindakan Kocong dinilai dapat membahayakan diri bocah yang hobi panjat pohon kelapa itu. Selain itu, mereka sudah overstay selama 191 hari.

Imigrasi Denpasar pun bersurat kepada Kedutaan Besar Ukraina untuk memfasilitasi biaya dan proses pemulangan alias deportasi.

Sembari menunggu proses tersebut, Kocong dan ibunya sementara diamankan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar.

Seperti diketahui, seorang bocah yang sering berkeliaran di sekitar Desa Peliatan Ubud menjadi sorotan warganet.

Bocah yang dijuluki ‘Si Kocong’ ini sering terekam kamera netizen berkeliaran tanpa pengawasan orang tua.

Anak berinisial AK ini sering terlihat di jalan tanpa mengenakan baju.

Dalam beberapa video yang beredar, Si Kocong kerap memanjat pohon kelapa dengan keahlian yang luar biasa untuk anak seusianya, meskipun ia adalah keturunan bule.

Selain memanjat pohon kelapa, Si Kocong juga tertangkap kamera memanjat papan billboard.

Terbaru, bocah ini juga terekam berada di atap rumah salah satu warga.

Dalam rekaman video, Si Kocong tampak santai berada di atas atap rumah warga.

Bahkan, dalam unggahan akun Instagram @infoubudbali, bocah ini terlihat membawa senjata tajam berupa parang atau sabit saat menyeberang jalan.

Belum diketahui secara pasti di mana ia mendapatkan benda tajam tersebut.

Editor : Nyoman Suarna
#nyeleneh #ubud #bocah #viral #bule #kocong