BALIEXPRESS.ID-Pelaku pembuang sampah sembarangan di Jalan Gunung Sanghyang, Lingkungan Muding Kaja, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara yang sempat viral akhirnya minta maaf.
Kelima pelaku yang merupakan pemuda itu pun digiring ke lokasi untuk melakukan klarifikasi.
Dalam video yang dibagikan oleh akun @jurnalisrakyat via akun @infodenpasterkini.id, kelima pelaku berhasil teridentifikasi oleh Lurah Kerobokan Kaja bersama kaling, Bhabinkamtibmas, babinsa dan pecalang Muding Kaja.
Dalam video yang beredar masing-masing pelaku menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat Bali dan juga aparat desa setempat.
Mereka berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya membuang sampah sembarangan.
Baca Juga: Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi Oleh Negara
“Saya jerico saya minta maaf khususnya kepada warga Bali kepada Pak Lurah karena perbuatan saya malam ini,” ungkap salah seorang pelaku pembuang sampah.
Sebagai sanksi atas perbuatannya, para pelaku pun bersedia menjaga lokasi tersebut selama satu bulan ke depan agar taka da lagi warga yang membuang sampah di tempat tersebut.
“Sebagai sanksinya saya akan menjaga tempat ini selama satu bulan,” imbuhnya.
Sebelumnya, viral sejumlah pemuda membuang sampah di lokasi yang sudah berisi spanduk larangan dan cctv untuk tidak membuang sampah di tempat tersebut.
Baca Juga: Catatan Agus Dei; Meretas Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Turyapada Tower Landmark Ikonik Dunia
Bahkan pelaku terlihat dengan santai menumpuk sampah yang ditempatkan di dalam kresek di samping spanduk larangan membuang sampah tersebut.
Bahkan salah satu pemuda yang mengetahui ada cctv di lokasi tersebut seakan menantang ke kamera.
Pemuda dengan kaos putih itu menutup wajahnya dengan menggunakan baju yang dipakai.
Pemuda itu kemudian melambai-lambai ke kamera cctv dan sempat berjingkrak-jingkrak.
Dalam video disebutkan jika aksi tersebut dilakukan pada Minggu (04/08/2024) malam.
Editor : Wiwin Meliana