Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Duka Mendalam: Hotman Paris Kenang Prof. Gde Antara, Unggah Momen Saat Vonis Bebas dari Kasus Korupsi

Wiwin Meliana • Kamis, 8 Agustus 2024 | 18:19 WIB

Hotman Paris menjadi salah satu tim kuasa hukum Prof Antara dalam kasus korupsi dana SPI Unud
Hotman Paris menjadi salah satu tim kuasa hukum Prof Antara dalam kasus korupsi dana SPI Unud

BALIEXPRESS.ID-Tak hanya Gede Pasek Suardika, Pengacara Kondang Hotman Paris juga mengaku kaget atas meninggalnya mantan Rektor Unud Prof Gde Antara.

Melalui unggahan di Instagram pribadinya Hotman Paris mengunggah capture pesan yang menginformasikan kabar meninggalnya Prof Antara.

Baca Juga: Mengejutkan! Ternyata Ini Alasan Si Kocong Bocah Bule Ukrania di Ubud Bali Kerap Tidak Pakai Sandal

Hotman Paris pun membeberkan bahwa dirinya dan Tim Kuasa Hukum berhasil membela Prof Antara dalam kasus dugaan korupsi dana SPI Unud.

“Aduh Hotman dan Tim berhasil bela dia, vonis bebas perkara korupsi,” tulis Hotman Paris.

Lebih lanjut, Hotman Paris juga menyebut kabar meninggalnya Prof Antara begitu mendadak.

“Tapi dia dipanggil tiba-tiba oleh YME,” tulisnya Hotman Paris, Kamis (08/08/2024).

Baca Juga: Polemik UNY vs BEM UNY Belum Berakhir: Panitia Beri Pernyataan Soal Dugaan Dosen Cekik Mahasiswa

Dalam unggahan lain, Hotman Paris mengunggah sebuah video saat Prof Antara menangis saat hakim membacakan vonis bebas atas kasus dugaan korupsi yang sempat dihadapinya.

“Klien Hotman nangis saat vonis bebas beberapa bulan lalu, tapi Mantan Rektor Udayana ini dikabarkan meninggal karena sakit tanggal 8 Agustus 2024! RIP klienku,” tulis Hotman.

Sebelumnya, Prof Gde Antara dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (08/08/2024) pagi hari.

Kabar inipun dibenarkan oleh Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., IPU.

Menurut Prof Ngakan, berpulangnya Prof Antara dikarenakan penyakit diare.

Baca Juga: Melihat Reaksi Warga Buleleng saat Nonton Bareng Desak Rita Bertanding Lawan Wakil China di Olimpiade

“Barusan dapat berita baru baca WhatsApp dari pagi sudah ramai. Karena sakit diare saja katanya lho,” ungkapnya, Kamis (8/8).

Berdasarkan informasi yang diterima oleh Prof Ngakan, Prof. Antara mengembuskan napas terakhirnya ketika tengah dirawat di RSUD Mangusada.

Saat ini, jenazah almarhum masih berada di RSUD tersebut. 

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#Prof Antara #hotman paris #pasek suardika #meninggal #mantan rektor unud