BALIEXPRESS.ID– Pelantikan 40 Anggota DPRD Tabanan sudah dilakukan beberapa hari lalu, penetapan ketua dan wakil ketua sementara pun sudah dilakukan.
Namun untuk penentuan ketua Fraksi di DPRD Tabanan belum bisa ditentukan.
Berdasarkan hasil Pemilu 2024, di DPRD Tabanan ada tiga partai politik yang berpeluang membentuk fraksi secara mandiri, ketiga partai tersebut adalah, PDIP memperoleh 31 kursi Golkar empat kursi dan Gerindra masing-masing memperoleh empat kursi sedangkan satu kursi lainnya masih ditempati oleh Demokrat.
Baca Juga: Prediksi Kemenangan PDIP di Pilkada Bali: Potensi Kuat di Wilayah Ini, Tantangan Ada di Buleleng
Terkait penentuan ketua fraksi ini, Sekretaris DPC PDIP Tabanan, I Nyoman Arnawa, menyatakan saat ini pada pihaknya masih menunggu perintah dari DPP PDIP.
Namun demikian, pihaknya di DPC Tabanan akan ditunjuk untuk menduduki posisi ketua Fraksi.
"Untuk ketua fraksi belum ditetapkan, karena prosesnya adalah penugasan dari DPP. Namun kami di DPC akan menggelar rapat internal untuk menentukan kader legislatif yang akan menduduki posisi ketua fraksi melalui mekanisme rapat," jelasnya.
Selain PDIP, Ketua DPC Gerindra Tabanan, I Putu Gede Juliastrawan, secara terpisah. Ia menyebut, penentuan ketua fraksi di DPRD Tabanan menunggu keputusan dari pengurus pusat.
Namun demikian, empat kader Gerindra yang duduk di DPRD Tabanan memiliki potensi yang sama sebagai ketua fraksi.
"Untuk Gerindra, kami masih menunggu dari keputusan dari Pengurus Pusat. Terkait peluang, semua kader yang saatbini duduk di DPRD memiliki peluang untuk menduduki posisi ketua fraksi," terangnya.
Begitu juga dengan Golkar Tabanan. Sampai saat ini, pengurus partai beringin ini masih menunggu SK dari pengurus pusat.
Seperti keterangan singkat Sekretaris DPD I Gerindra Tabanan, I Made Asta Darma. “Belum turun SK-nya. Prosesnya melalui usulan di rapat pleno,” sebutnya.
Sementara itu, untuk Partai Demokrat yang dalam Pemilu 2024, hanya memperoleh satu kursi yang diduduk oleh I Ketut Semara Putra dari daerah pemilihan atau dapil Tabanan III (Penebel-Baturiti) dengan perolehan suara sebanyak 2.787 suara, menyatakan akan bergabung ke Fraksi Golkar.
Karena dengan perolehan kursi tinggal ini, Partai Demokrat tidak bisa membentuk Fraksi di DPRD Tabanan. "Untuk rencana bergabung ke Fraksi nanti, saya berencana untuk bergabung di Fraksi Golkar saja. Bukan tanpa alasan, karena saya ingin mencari titik nyaman saja," jelasnya. (gek)
Editor : Wiwin Meliana