BALIEXPRESS.ID– Sejumlah pengendara motor tergelincir saat melintas di jalur Denpasar-Gilimanuk.
Kejadian itu tepatnya terjadi di tikungan Banjar Singin, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, pada Selasa (13/8) pagi, sekitar pukul 05.00 Wita.
Kapolsek Selemadeg, Kompol I Wayan Suastika mengatakan, para pemotor tersebut tergelincir karena di jalur tersebut dipenuhi oleh tumpahan gula cair yang bocor dari sebuah truk yang melintas di lokasi.
"Ruas jalan yang terkena tumpahan gula cair ini cukup panjang. Mulai dari Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, sampai simpang tiga Banjar Singin, Selemadeg,” jelasnya.
Hal ini, lanjutnya, membuat kondisi jalan di jalur tersebut licin dan mengakibatkan kendaraan, khususnya sepeda motor tergelincir.
Dari olah TKP yang dilakukan Polsek Selemadeg, Kompol Suastika menyebutkan, gula cair tersebut diangkut dengan truk tangki dengan nomor polisi B 9044 UWY yang dikemudikan oleh Nahrowi.
Rencananya gila cair tersebut akan dikirim ke sebuah pabrik di Kecamatan Mengwi.
Sopir truk mengaku tidak mengetahui jika muatan gula cair seberat 24 ton ini bocor. Sehingga gula cair tersebut tumpah sepanjang jalur Denpasar-Gilimanuk tepatnya di sepanjang jalur yang ada di Desa Selemadeg Barat sampai dengan Banjar Singin Selemadeg.
"Dari olah TKP yang dilakukan anggota kami, gula cair yang tercecer di sepanjang jalur Denpasar Gilimanuk, paling banyak terdapat di simpang tiga Banjar Singin. Di titik itulah, sejumlah pengendara motor tergelincir," lanjutnya.
Meski menyebabkan kendaraan tergelincir, tapi insiden tersebut tidak menyebabkan korban jiwa.
Para pemotor yang tergelincir, kata Kompol Suastika, hanya mengalami luka ringan dan kerusakan ringan pada kendaraannya.
Setelah mendapat laporan dan olah TKP, tumpahan gula cair tersebut sudah dibersihkan oleh petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tabanan.
“Selama proses pembersihan, di jalur itu kami lakukan pengaturan lalu lintas. Kondisi jalan sudah kembali normal pada pukul 08.00 Wita, " tambahnya.
Editor : Nyoman Suarna