BALIEXPRESS.ID-Warganet di media sosial ikut geram dengan beredarnya video cekcok antara pengemudi mobil dengan warga lokal saat ada upacara Ngaben di Desa Antiga, Manggis Karangasem.
Perdebatan panas antara pengemudi wanita dengan warga lokal di sana terjadi pada Rabu (14/08/2024).
Dalam video yang dibagikan oleh akun @Sebut_Tra3x via akun @punapibali, warganet pun menyoroti plat kendaraan yang digunakan oleh wanita tersebut.
Sebagian warganet menilai bahwa kendaraan dengan plat B memiliki stigma negative dalam berkendara terutama dijalanan Bali.
“Plat B memang meresahkan, bisa gak sih banned aja orang Plat B masuk Bali, tabiat mereka semua sok jagoan,” tulis akun @bisma_dyoga.
Sementara warganet lain juga menyayangkan aksi pengemudi mobil yang dinilai ngeyel.
Baca Juga: Heboh! Pengemudi Wanita Terlibat Cekcok dengan Warga di Karangasem saat Ada Upacara Ngaben
“Udah tau ada upacara masih ngeyel, kamu sopan saya sungkan, bantuan gercep dari warga di sana, aku sebagai warga Bali yang beragama Islam ngerasain tinggal di luar Bali dan Bali, kenyamanannya jauh lebih nyaman di Bali,” tulis akun @santimilani.
“Kasian platnya di caci maki, padahal sopirnya yang bertingkah,” ujar akun @ngurahnathaa.
“Gue gue gue, kendaraan lain aja nurut kok, ujung-ujungnya playing victim beraninya sama perempuan, la perempuan macam mana dulu,” tulis akun @lindairmasanti.
Sebelumnya, heboh di media sosial seorang pengemudi mobil terlibat cekcok dengan warga lokal saat ada upacara Ngaben di Desa Antiga, Manggis, Karangasem.
Baca Juga: Privat Mbarga Gunakan Nomor Punggung 10 Bali United, Sosok Ini Taruh Harapan Tinggi
Terlihat dalam video yang beredar, seorang perempuan mengemudi mobil dengan plat B tak sabar menunggu hingga menerobos kemacetan lalu lintas.
Padahal dalam video, kondisi jalan saat itu benar-benar krodit.
Di bahu kiri dan kanan jalan terlihat terparkir kendaraan-kendaraan warga yang sedang melakukan upacara yadnya.
Sementara untuk mengurai kemacetan, masyarakat lokal di sana membantu untuk mengatur lalu lintas.
Hanya saja, saat kendaraan dari arah berlawan mendapat giliran jalan, seorang ibu-ibu mengendarai mobil hitam memaksa jalan dari arah yang berlawanan.
Baca Juga: Kualifikasi Piala Asia U20: Tiga Pemain Muda Bali United Dipanggil Timnas Indonesia, Ada 1 Nama Baru
Hal ini sontak menghalangi laju kendaraan dari arah berlawanan, karena jalan hanya bisa dilewati oleh satu jalur saja.
Warga lokal yang melihat hal tersebut pun meminta ibu itu mundur dan menepikan mobilnya.
Hanya saja ibu tersebut tak terima hingga terjadi percekcokan dengan sejumlah warga lokal.
Editor : Wiwin Meliana