BALIEXPRESS.ID-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan penting mengenai potensi terjadinya gempa megathrust di Indonesia, menyusul gempa besar yang mengguncang Jepang pada 8 Agustus lalu.
Terkait pernyataan BMKG tersebut, Senator terpilih Arya Wedakarna pun mengajak masyarakat Bali untuk berdoa agar terhindar dari marabahaya.
Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Gempa Megathrust di Indonesia, 16 Lokasi Berisiko Tinggi
“Yang bicara nike ahli BMKG dan dibenarkan ilmuwan Jepang, ngiring berdoa agar Ida Sang Hyang Widhi Wasa melindungi Bali,” tulis Arya Wedakarna melalui akun media sosial Instagram dikutip pada Kamis (15/08/2024).
Pihaknya pun mengajak masyarakat Bali untuk menabung hal-hal baik sehingga bisa menjadi tabungan amal jika bencana itu benar-benar terjadi.
“Jika pun terjadi gempa dan tsunami di Bali, setidaknya kita sudah siap tabungan sekala berupa artha dan tabungan niskala berupa amal baik,” tulisnya.
Sebelumnya, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, telah mengeluarkan peringatan potensi gempa megathrust di Indonesia.
Dalam peringatannya, Daryono menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kewaspadaan masyarakat terhadap kemungkinan terjadinya gempa besar ini.
Daryono menjelaskan, gempa megathrust dapat terjadi di beberapa zona subduksi di Indonesia, seperti di sepanjang pantai barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan wilayah lainnya.
BMKG terus memantau aktivitas seismik dan memberikan informasi terkini untuk memastikan keselamatan masyarakat.
Editor : Wiwin Meliana