Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Terungkap Asal Api yang Membakar Pasar Ubud Bali, Diduga dari Kios Pedagang Kain

Y. Raharyo • Minggu, 18 Agustus 2024 | 16:13 WIB
Belasan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kebakaran di Pasar Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (17/8/2024).
Belasan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kebakaran di Pasar Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (17/8/2024).

BALIEXPRESS.ID - Sabtu, 17 Agustus 2024, harusnya menjadi hari yang dirayakan di seluruh penjuru negeri karena bertepatan dengan HUT ke-79 Republik Indonesia. Namun, tidak bagi para pedagang di Pasar Seni Tematik Ubud di Gianyar, Bali. Mereka justru mengalami insiden kebakaran.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.00 WITA ini melanda area pasar. Banyak pedagang yang mengalami kerugian ratusan hingga miliaran rupiah.

Polisi juga menyelidiki asal api yang membakar kios-kios pedagang dan bangunan Pasar Ubud tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, menjelaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

"Dugaan sementara api berasal dari kios Nomor 3 yang menjual kain dan baju kaos. Saat ini, penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan penyebab pastinya," ujar Kombes Pol Jansen dilansir dari radarbali.id.

Sejumlah saksi mata melaporkan bahwa api mulai berkobar dari kios yang menjual pakaian dan bahan-bahan lainnya, sebelum akhirnya menyebar dengan cepat ke area sekitarnya.

Para pedagang dan masyarakat setempat berupaya memadamkan api dengan menggunakan hydrant yang ada, namun usaha mereka tidak berhasil menghentikan penyebaran api.

Akibatnya, kebakaran ini meluas dan memaksa warga untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.

Kapolres Gianyar, AKBP Umar juga turun langsung ke lokasi untuk memantau situasi dan memberikan dukungan.

Laporan yang diterima Polda Bali menunjukkan bahwa 21 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai daerah termasuk Gianyar, Bangli, Klungkung, Denpasar, dan Badung dikerahkan untuk menangani kebakaran.

Selain itu, petugas gabungan dari Polri, TNI, serta masyarakat setempat berkolaborasi dalam upaya pemadaman.

Pasar Seni Ubud, yang terletak di tengah kota dan berseberangan langsung dengan Puri Ubud, baru saja diresmikan kembali pada 23 September 2023 setelah dilakukan renovasi besar-besaran pada tahun 2020.

Renovasi tersebut sebelumnya dilakukan untuk memperbaiki kerusakan akibat kebakaran yang terjadi pada akhir Maret 2016.

Kejadian terbaru ini tentu menjadi pukulan berat bagi pasar dan komunitas lokal yang telah berusaha keras untuk memulihkan kondisi pasar setelah insiden sebelumnya.

Berikut kronologi terbakarnya Pasar Ubud:

 

1. Sabtu, 17 Agustus 2024, Pukul 13.00 WITA, kebakaran terjadi di Pasar Seni Tematik Ubud, Gianyar.

2. Api pertama kali dilaporkan berkobar di kios nomor 3 yang terletak di basement timur pasar. Kios tersebut menjual kain dan baju kaos.

3. Pedagang dan masyarakat setempat mulai berusaha memadamkan api menggunakan hydrant yang ada di lokasi.

4. Namun, usaha ini tidak berhasil menghentikan penyebaran api yang semakin meluas.

5. Karena api gagal dipadamkan, warga setempat melaporkan kejadian kebakaran kepada pihak berwenang.

6. Petugas pemadam kebakaran dari berbagai daerah, termasuk Gianyar, Bangli, Klungkung, Denpasar, dan Badung, segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

7. Kapolres Gianyar, AKBP Umar S.I.K., tiba di lokasi untuk memantau situasi dan memberikan dukungan. Upaya pemadaman dilanjutkan dengan bantuan 21 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan dari berbagai daerah serta bantuan dari Polri, TNI, dan masyarakat sekitar.

8. Proses pemadaman terus berlangsung hingga sore. Api berhasil dikendalikan setelah usaha keras dari semua pihak yang terlibat. ***

Editor : Y. Raharyo
#bali #terbakar #Pasar ubud #kebakaran #pasar seni ubud