BALIEXPRESS.ID- Proses pemugaran Pura Luhur Tanah Lot tahap satu sudah hampir rampung.
Saat ini proses pemugaran sudah selesai 90 persen dan sudah memasuki tahap finishing.
Baca Juga: Gedung RMU Rampung, Pemkab Badung Gelar Upacara Melaspas
Rencananya pemlaspasan Alit akan diselenggarakan pada bulan Oktober mendatang, bertepatan dengan piodalan di Pura Luhur Tanah Lot.
Asisten Manager DTW Tanah Lot, I Putu Toni Wirawan, menyebutkan pemugaran Pura Luhur Tanah Lot ini dilakukan secara bertahap.
Untuk tahap pertama, pemugaran meliputi perbaikan Piasan, dan tembok penyengker.
"Selanjutnya perbaikan Pelinggih dan bangunan lainnya akan dilakukan pada tahap kedua, yang rencananya akan dimulai pada akhir tahun 2024 ini. Karena setelah proses pemugaran tahap pertama akan dilakukan upacara Mlaspas Alit pada bulan Oktober mendatang," jelasnya.
Meskipun proses pemugaran Pura Tanah Lot masih dilakukan, namun Tony menjamin pelaksanaan festival Tanah Lot yang berlangsung mulai tanggal 23-25 Agustus mendatang tidak akan terganggu dengan aktivitas pemugaran.
Hal ini, dikatakan Tony karena lokasi lokasi pemugaran yang berlangsung di Pura Luhur Tanah Lot berjauhan dengan venue festival.
“Pemugaran dan festival tetap jalan sebagaimana mestinya,” lanjutnya.
Untuk saat ini, proses pengerjaan yang dilakukan adalah penataan ukiran dan melapisi cat pada panyengker. Pihaknya memperkirakan, proses pemugaran yang berlangsung saat ini akan tuntas pada akhir Agustus 2024 ini.
Seperti yang diketahui, program pemugaran Pura Luhur Tanah Lot akan menghabiskan anggaran mencapai Rp 11 miliar.
Dana tersebut berasal dari bagi hasil atau pahpahan pengelolaan objek wisata Tanah Lot.
Dana pemugaran itu juga termasuk untuk membiayai upacara dan ritual yang dilakukan setelah proses pemugaran selesai.
Usai proses pemugaran, rencananya pada 2027 mendatang akan digelar upacara ngenteg linggih. (gek)
Editor : Wiwin Meliana