Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

BBMKG Denpasar Minta Masyarakat Tenang: Bali Relatif Aman dari Potensi Gempa Megathrust

Wiwin Meliana • Selasa, 20 Agustus 2024 | 16:06 WIB

BBMKG Wilayah III Denpasar minta masyarakat tidak panik dan beraktivitas seperti biasa
BBMKG Wilayah III Denpasar minta masyarakat tidak panik dan beraktivitas seperti biasa

BALIEXPRESS.ID-Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar  menegaskan bahwa informasi mengenai potensi gempa besar atau megathrust, termasuk di wilayah selatan Bali, bukanlah prediksi atau peringatan dini.

Baca Juga: Soal Gempa Megathrust Tinggal Menunggu Waktu, BBMKG Denpasar; Bukan Berarti Segera Terjadi

Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa informasi tersebut tidak boleh diartikan seolah-olah gempa besar akan terjadi dalam waktu dekat.

Lebih lanjut, Cahyo Nugroho menyebut bahwa berdasarkan pengamatan kegempaan di selatan Bali, secara umum relative aman dengan didominasi gempa bumi magnitudo 3 sampai 4 SR.

Pihaknya pun menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan beraktivitas secara normal seperti biasa.

Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Melonjak Drastis Selama Parade Gebogan di Ulundanu Beratan Tabanan

"Kami harap masyarakat tidak salah paham dan tetap tenang menjalani aktivitas seperti biasa, termasuk melaut, berdagang, atau berwisata di pantai," ujar Cahyo di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Senin (19/8/2024).

Meski begitu, Cahyo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Jika terjadi gempa bumi yang kuat dengan durasi yang lama, ia menyarankan agar segera keluar dari rumah atau bangunan dan menjauhi wilayah pantai.

Baca Juga: Misteri Kamar 327 dan 2401 di Hotel Grand Inna Bali Beach: Legenda Nyi Roro Kidul dan Bung Karno

Gempa bumi besar terakhir di Selat Sunda terjadi pada tahun 1757, dengan seismic gap yang kini berusia 267 tahun.

Sementara itu, gempa besar di Mentawai-Siberut terjadi pada tahun 1797, dengan seismic gap yang sudah berlangsung selama 227 tahun.

Baca Juga: RS Bali Mandara Ditetapkan sebagai Tempat Pemeriksaan Kesehatan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan 2024

"Periode seismic gap ini sudah sangat lama," tutup Cahyo. *** 

 

Editor : Wiwin Meliana
#gempa megathrust #bbmkg wilayah iii denpasar #bali #Tenang #Himbau