Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

VIRAL!!! WNA di Bali Berulah Lagi: Enam Orang Makan hingga Nambah di Restoran Nusa Penida, Setelah Itu Tak Mau Bayar, Caranya Bikin Jengkel

I Putu Suyatra • Selasa, 20 Agustus 2024 | 19:03 WIB
Sudah menyantap, enam turis asing ini tak mau bayar dan malah mengancam memberikan penilaian buruk terhadap restoran di Nusa Penida. (Istimewa)
Sudah menyantap, enam turis asing ini tak mau bayar dan malah mengancam memberikan penilaian buruk terhadap restoran di Nusa Penida. (Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Sebuah rekaman CCTV yang menampilkan aksi enam warga negara asing (WNA) makan di sebuah restoran di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali kini viral di media sosial.

Video tersebut memicu kehebohan karena WNA tersebut enggan membayar setelah selesai makan, bahkan mengancam akan memberikan ulasan buruk terhadap restoran tersebut di Google.

Kejadian ini terjadi pada Minggu, 18 Agustus 2024, di sebuah restoran yang terletak di kawasan Diamond Beach, Desa Pejukutan, Nusa Penida.

Jero Kadek Susiani, pemilik restoran, menceritakan bagaimana rombongan WNA itu datang seperti pelanggan biasa.

Mereka kmudian memesan makanan dan minuman. Bahkan ada yang memesan minuman tambahan.

Namun, setelah menghabiskan semua makanan dan minuman, mereka tiba-tiba mengeluh bahwa rasanya tidak enak dan menolak membayar tagihan yang mencapai Rp1,2 juta.

Tidak hanya itu, mereka juga mengancam akan memberikan ulasan buruk di Google untuk merusak reputasi restoran tersebut.

Karena kesal dan tidak ingin merugi, pemilik restoran pun mengancam akan melaporkan mereka ke pecalang setempat dan Polsek Nusa Penida.

Akhirnya, WNA tersebut membayar tagihan namun tetap bersikeras akan memberikan ulasan buruk.

"Kalau di awal mereka komplain, kami siap mengganti atau menggratiskan," jelas Susiani.

"Tapi, mereka sudah menghabiskan semuanya, bahkan mencampur minuman dengan air lalu mengeluh tidak enak. Untungnya, semua terekam di CCTV," jelas Susiani.

Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Nusa Penida, Kompol Ida Bagus Putra Sumerta, menegaskan bahwa meski tidak ada laporan resmi yang masuk, pihak kepolisian tetap mengatensi kasus ini.

Ia juga mengimbau agar semua pemilik usaha, baik restoran maupun hotel, memasang kamera CCTV di tempat usaha mereka agar kejadian serupa bisa cepat terdeteksi dan ditangani.

Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi pelaku usaha di daerah wisata untuk selalu waspada terhadap pelanggan yang tidak bertanggung jawab.

Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa depan. ***

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #wna #viral #klungkung #nusa penida #restoran #google #media sosial