Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Turis Berulah di Bali, Tolak Bayar Usai Makan Senilai Rp1,2 Juta di Nusa Penida, Pemilik Restoran: Untungnya Ada CCTV

I Made Mertawan • Rabu, 21 Agustus 2024 | 14:41 WIB
Rombongan turis menolak membayar makanan di salah satu restoran yang ada di Diamond Beach, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.
Rombongan turis menolak membayar makanan di salah satu restoran yang ada di Diamond Beach, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

BALIEXPRESS.ID- Sejumlah turis yang sedang berlibur di Bali melakukan tindakan yang tidak patut saat mengunjungi sebuah restoran di kawasan Diamond Beach, Desa Pejukutan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Rombongan turis tersebut sempat menolak membayar setelah menikmati makanan dan minuman.

Tindakan para turis terekam oleh kamera CCTV, lalu diunggah di media sosial oleh pemilik restoran.

Jero Kadek Susiani, pemilik restoran itu mengaku kesal dengan ulah turis tersebut.

Menurutnya, para turis datang seperti pengunjung biasa, memesan berbagai hidangan, termasuk minuman tambahan pada Minggu (18/8/2024).

Total belanjanya mencapai Rp1,2 juta. “Setelah makan dan minuman habis, mereka malah komplain dengan mengatakan makanan tidak enak, minuman juga tidak enak. Ujung-ujungnya tidak mau bayar,” ungkap Jero Kadek Susiani dikutip dari Radar Buleleng.

Lebih lanjut, para turis tersebut juga mengancam akan memberikan penilaian buruk di Google terhadap restoran itu, yang bisa berdampak pada penurunan jumlah pengunjung di masa depan.

Merasa kesal dengan tindakan tersebut, Susiani akhirnya mengancam akan melaporkan kejadian ini kepada pacalang Desa Pejukutan dan Polsek Nusa Penida.

Setelah adanya ancaman tersebut, para turis akhirnya bersedia membayar, namun tetap mengancam akan memberikan rating buruk.

“Kalau di awal mereka komplain makanan atau minuman nggak enak, kami akan ganti atau kami gratiskan. Tapi ini makanan sudah habis, baru bilang tidak enak. Untungnya ada CCTV,” tambahnya.

Kapolsek Nusa Penida Kompol Ida Bagus Putra Sumerta mengatakan peristiwa itu tidak dilaporkan ke polisi.

Meski demikian, pihaknya tetap mengatensi kasus ini. Sumerta juga mengimbau kepada para pemilik restoran dan hotel di Nusa Penida untuk memasang kamera pengawas (CCTV) di tempat usaha mereka.

Imbauan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha di Nusa Penida dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di tempat usaha mereka, serta mencegah terjadinya tindakan serupa di masa mendatang. (*)

 

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #Diamond Beach #turis #nusa penida