Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bawaslu Bali Kemas Wacana Politik Berskema Komedi Menggelitik

Rika Riyanti • Rabu, 21 Agustus 2024 | 14:56 WIB

SOSIALISASI: Sosialisasi Bawaslu Bali di Buleleng, Senin (19/8)
SOSIALISASI: Sosialisasi Bawaslu Bali di Buleleng, Senin (19/8)

BALIEXPRESS.ID - Bawaslu Bali mengemas sosialisasi Pengawasan Pemilihan dengan komedi. Hal ini dilakukan untuk memberikan nuansa baru berbagi informasi dengan masyarakat.

Demikian disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bali, Ketut Ariyani saat melakukan sosilisasi di Buleleng, Senin (19/8). 

 Baca Juga: Penerimaan Pajak Bali Naik 27,08%, Kanwil DJP Kumpulkan Penerimaan Pajak Rp 9,31 Triliun

 Bukan tanpa sebab, pendekatan melalui komedi menjadi pilihan untuk lebih memicu rasa ketertarikan publik dalam proses pengawasan partisipatif.

 "Tema politik cukup berat jika kita bicarakan selalu dengan narasi formal, menggunakan unsur hiburan dalam hal ini bondres, kami rasa akan lebih dekat dengan lingkungan masyarakat di Bali," katanya.

 Baca Juga: Turis Berulah di Bali, Tolak Bayar Usai Makan Senilai Rp1,2 Juta di Nusa Penida, Pemilik Restoran: Untungnya Ada CCTV

 Senada dengan Ariyani, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Bali, I Wayan Wirka menuturkan Komedi dalam wacana politik ini sebenarnya mampu mengemas isu-isu yang rumit seperti politik menjadi lebih mudah dipahami oleh masyarakat.

"Kemasan komedi disini berperan sebagai jembatan antara dunia politik dan publik, mengajak masyarakat untuk lebih kritis namun dengan cara yang lebih ringan dan menghibur," jelas Wirka.

 Baca Juga: 'Kala Api, The Age of Pawns', Made Kaek Gelar Pameran Tunggal di Bentara Budaya Yogyakarta

 Selain bekerjasama dengan Seniman Lokal dari Padepokan Dwi Mekar, dalam Sosialisasi Pengawasan Pemilihan kali ini, Bawaslu Bali juga mengundang kelompok masyarakat adat, kelompok pemuda serta kelompok tani yang diakumulasi sejumlah 100 orang sebagai peserta.(ika)

 

Editor : Wiwin Meliana
#komedi #Bawaslu Bali #politik