BALIEXPRESS.ID - Sebuah video viral yang memperlihatkan anggota Geng Gaza memegang baju bertuliskan "Balmor" memicu bentrokan antara Geng Gaza dan Geng Balmor di Denpasar Utara, Bali, pada Jumat (23/8).
Akibatnya, puluhan ABG (anak baru gede) di Denpasar diamankan polisi.
Berikut kronologi kejadian bentrokan yang mengundang kemarahan warga tersebut.
1. Bentrokan Pecah karena Video Viral
Pada Jumat (23/8), Denpasar Utara kembali dihebohkan dengan bentrokan antara dua kelompok remaja, Geng Gaza dan Geng Balmor.
Awalnya, bentrokan ini dipicu oleh sebuah video viral yang beredar di grup WhatsApp.
Video tersebut memperlihatkan baju bertuliskan "Balmor" yang dibalik oleh anggota Geng Gaza, yang memantik kemarahan dari pihak Geng Balmor.
2. Sweeping dan Bentrokan Pertama
Akibat dari video tersebut, anggota Geng Balmor yang marah kemudian melakukan sweeping terhadap anggota Geng Gaza.
Bentrokan pertama terjadi sekitar pukul 03.30 di kawasan Gatsu Tengah, di mana beberapa anggota Geng Gaza, termasuk pentolan berinisial S, sedang nongkrong di depan warung.
Sekitar 50 anggota Geng Balmor menyerang, menyebabkan S dan beberapa anggota lainnya dikeroyok. Meski berhasil kabur, S sempat dipukuli hingga bonyok.
3. Bentrokan Kedua di Tengah Jalan
Setelah bentrokan pertama, anggota Geng Balmor mulai bubar. Namun, dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor, mereka berpapasan dengan segerombolan anggota Geng Gaza yang juga mengendarai motor di kawasan Jalan Gatsu Tengah.
Bentrokan kedua pun tak terhindarkan, kali ini melibatkan lebih banyak anggota dari kedua geng.
4. Polisi Turun Tangan
Beruntung, polisi dari Polsek Denpasar Utara segera tiba di lokasi dan berhasil mengamankan situasi sebelum bentrokan semakin meluas.
Puluhan ABG yang terlibat, baik yang masih berstatus pelajar maupun putus sekolah, diamankan oleh tim gabungan Polsek Denpasar Utara, Polresta Denpasar, serta Resmob Polda Bali.
5. Pembinaan dan Sanksi Tegas
Setelah diamankan, para pelajar yang terlibat diberikan sanksi pembinaan fisik berupa sit-up dan push-up di hadapan orang tua mereka serta pihak Dinas Pendidikan.
Kapolsek Denpasar Utara, Iptu I Wayan Juwahyudhi, S.H., M.H., menyampaikan harapannya agar para orang tua dan pihak sekolah lebih proaktif dalam membimbing anak-anak mereka untuk menghindari pergaulan yang mengarah pada kekerasan.
6. Kesepakatan Damai
Dalam upaya mencegah terulangnya bentrokan ini, kesepakatan damai dibuat antara kedua geng, dengan harapan tidak ada lagi aksi tawuran di masa mendatang.
Polisi juga menegaskan bahwa jika bentrokan serupa terulang, tindakan tegas akan diambil, termasuk pemberian sanksi wajib lapor bagi pelajar yang terlibat.
Bentrokan antara Geng Gaza dan Geng Balmor ini kembali menjadi pengingat betapa pentingnya pengawasan orang tua dan peran sekolah dalam membina generasi muda.
Motif sepele seperti video viral dapat memicu aksi kekerasan yang merugikan banyak pihak.
Ke depannya, tindakan preventif dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. ***
Editor : I Putu Suyatra