BALIEXPRESS.ID - Para tokoh dari berbagai Puri di Kabupaten Jembrana menghadiri acara tatap muka bersama Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, di Puri Agung Negara.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Puri Agung Negara, Puri Agung Jembrana, Puri Andul, Puri Kaleran, dan Pasemeton Pratisentana Nararya Kresna Kepakisan Kabupaten Jembrana.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tamba menyampaikan keinginannya untuk membangkitkan kembali kewibawaan Puri-Puri di Jembrana, agar sejajar dengan Puri yang ada di wilayah kabupaten lainnya di Bali.
Baca Juga: Prihatin Kasus Guru SMPN 2 Kerambitan, Dewan Pendidikan Ingatkan Bijak di Media Sosial
"Besar harapan saya untuk bisa membangkitkan kewibawaan Puri di Kabupaten Jembrana sebagaimana Puri di wilayah lainnya. Saya tentu tidak mampu sendiri melaksanakan ini, harus kita diskusikan bagaimana untuk memulai ini," ujar Bupati Tamba.
Ia juga menegaskan keyakinannya bahwa Puri-Puri di Jembrana dapat kembali mencapai kejayaan seperti masa lalu, ketika Jembrana dikenal oleh negara-negara dunia dan mendapatkan perlawanan sengit dari masyarakat serta semeton Puri.
"Puri di Jembrana mungkin sebelum Belanda datang ke Bali sudah dikenal di Eropa dan Asia. Saya merasa bangga memiliki Puri di Jembrana sebagai ikon yang dapat kita publikasikan ke dunia," tambahnya.
Bupati Tamba juga berkomitmen untuk mengenalkan keberadaan Puri di Jembrana, baik kepada masyarakat setempat maupun wisatawan.
Ia mencontohkan inisiatif kecil seperti menempatkan Dokar Jembrana di depan Puri sebagai pangkalan, agar wisatawan yang ingin naik dokar juga dapat mengenal Puri.
"Saya begitu menjadi Bupati, melaksanakan diskusi di sini untuk bagaimana Puri Negara menjadi suatu ikon. Mungkin dari hal kecil terlebih dahulu seperti Dokar Jembrana yang kita tempatkan di depan Puri sebagai pangkalan dokar," jelasnya.
Bupati yang berasal dari Desa Kaliakah ini juga menyinggung tentang konsep "Jembrana Emas," sebuah slogan yang menjadi pedoman dalam upaya Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk mengantarkan daerah ini menjadi lebih maju. Ia meminta dukungan penuh dari seluruh panglingsir Puri untuk mewujudkan visi tersebut.
"Saya memohon kepada seluruh panglingsir Puri, untuk bisa mendukung Jembrana Emas yang merupakan bagian dari perjuangan kita bersama," tutup Bupati Tamba.
Di sisi lain, Penasehat Puri Agung Negara, Anak Agung Made Antara Kusuma, menyatakan bahwa sejak tahun 2019, Puri Agung Negara telah dibuka untuk umum agar masyarakat dapat mengetahui sejarah Puri tersebut.
"Mulai tahun 2019, pertama kali melaksanakan pameran atas prakarsa yowana Puri Agung Negara, kami sepakat untuk membuka sepenuhnya Puri Agung Negara untuk masyarakat kabupaten Jembrana. Masyarakat bisa datang untuk melihat khususnya tentang sejarah," ungkapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Jembrana atas perhatian dan upayanya dalam memperkenalkan Puri-Puri di Jembrana kepada masyarakat dan wisatawan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati walaupun dalam masa kepemimpinannya yang baru 3,5 tahun sudah berusaha membangkitkan Puri di Jembrana khususnya Puri Agung Negara. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian Bapak Bupati kepada keluarga Puri," pungkasnya. (tor)
Editor : Wiwin Meliana