BALIEXPRESS.ID-Di tengah upaya penanganan tebing retak di Pura Uluwatu oleh Pemkab Badung, kini beredar di media sosial video yang memperlihatkan rongga besar di dasar tebing.
Dalam video yang dibagika oleh akun @punapibali terlihat video yang diambil dari atas tebing Pura Uluwatu.
Dalam video tersebut sempat memperlihatkan sebuah rongga di dasar tebing yang diakibatkan oleh gempuran ombak.
Baca Juga: Jay Idzes, Punggawa Timnas Indonesia yang Cetak Sejarah di Serie A: Statistiknya Gak Kaleng-Kaleng
Terkait hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung IB Surya Suamba menjelaskan rongga di dasar tebing Uluwatu, terbentuk akibat abrasi yang disebabkan oleh gempuran ombak.
”Dari hasil pengamatan rongganya cukup dalam. Kondisi ini sangat membahayakan kalau tidak segera ditangani,” kata Surya Suamba Minggu 25 Agustus 2024 dikutip dari Radar Bali.
Keadaan tersebut jika tak ditangani segera maka ditakutkan akan semakin membahayakan.
Lebih lanjut, kalau tidak segera ditangani, rongga akibat abrasi tersebut akan semakin besar tiap tahunnya.
Terlebih lubang itu berada di bagian dasar tebing, akan sangat membahayakan bagi tebing Uluwatu.
Unggahan tersebut pun mendapat beragam respons dari warganet di media sosial.
“Kenapa pura tidak direlokasi ya dicarikan tempat dekat disana yang lebih aman,” tulis akun @ari_setiadhrama.
“Mestinya pemda Bali dan dinas terkait harus survey lapangan segera akan kepastian keadaanya itu dan mengadakan Langkah-langkah antisipasi,” tulis akun @g_widyutmala.
“Aku pernah 2x main ke bawahnya Pura Uluwatu, akses jalannya lewat Pantai Nyang Nyang, emang bener nyata ada rongga besar juga dalem,” tulis akun @lukman_mstqm.
Baca Juga: Ajang Lomba Lari di Bali Dapat Protes Keras, Sampah Berserakan Jadi Sorotan di Media Sosial
Saat ini juga sedang berlangsung proyek penanganan keretakan tebing Pura Uluwatu.
Pada bagian depan tebing akan dibangun seawall, berfungsi sebagai benteng penahanan ombak untuk mencegah abrasi. ”Rongganya kita tutup dengan beton, di depannya kita bangun jalan inspeksi dan seawall, untuk penahan abrasi,” terang Surya Suamba.
Editor : Wiwin Meliana