BALIEXPRESS.ID – Untuk kesekian kalinya, bocah di bawah umur mengalami kecelakaan lalu lintas. Ketut Agus Juni Arta tewas setelah tabrakan dengan mobil pick up di Jalan Denpasar-Singarja, Selasa (27/8/2024).
Usia Ketut Agus Juni Arta masih terlalu muda. Bocah asal Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, itu baru berusia 15 tahun.
Secara aturan, umur 15 tahun belum bisa mendapatkan Surat Izin Mengemudi alias SIM.
Namun, kenyataannya, dia mengendarai sepeda motor dan melintas di jalan raya.
Dia dalam kecelakaan maut dengan mobil pikap.
Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan nasional jurusan Denpasar-Singaraja, tepatnya di Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
Menurut Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata, Ketut Agus Juni Arta mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DK 5404 HB yang dikendarai oleh I Ketut Agus Juni Arta.
Kendaraan lain yang jadi lawannya dalam kecelakaan maut itu adalah mobil Suzuki Pick Up dengan nomor polisi DK 8241 MH yang dikemudikan oleh Nengah Reken, 59 tahun, asal Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.
"Kecelakaan terjadi pada Selasa sore, melibatkan dua kendaraan dengan satu korban meninggal dunia, yaitu seorang remaja berusia 15 tahun asal Desa Perean, Kecamatan Baturiti," jelas Iptu Berata pada Rabu (28/8).
Iptu Berata menjelaskan, sebelum kejadian, bocah yang belum memiliki SIM itu mengendarai sepeda motor.
Kemudian menyeberang jalan hingga tabrakan dengan mobil pick up yang sedang melintas dari arah selatan (Denpasar) ke arah Singaraja.
Sepeda motor yang dikendarai korban menabrak bagian depan Pick Up hingga terjatuh.
Akibat benturan tersebut, korban mengalami cedera kepala berat. Juga mengalami luka-luka di bagian wajah, kaki, dan bagian tubuh lainnya.
"Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Semara Ratih di Luwus, namun meninggal dunia dalam perawatan," kata Iptu Berata.
Dijelaskan, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses upacara pengabenan.
"Sementara itu, pengemudi Pick Up dalam kondisi selamat," jelasnya. ***
Editor : Y. Raharyo