BALIEXPRESS.ID– Pasangan calon bupati dan wakil bupati Buleleng Sugawa-Suardana yang diusung Partai Golkar resmi mendaftar di KPU Buleleng.
Rombongan berjalan dari Pura Jagatnatha Buleleng menuju kantor KPU.
Baca Juga: WOW, Paslon Suyadinata di Badung Janjikan Rp1 Miliar untuk Banjar Adat
Sebelum melakukan persembahyangan, mereka juga memohon restu ke Pura Yeh Ketipat di kawasan Wanagiri, Buleleng.
Pura Yeh Ketipat ini disebut-sebut sebagai tempat Raja Buleleng, Anglurah Ki Barak Panji Sakti melihat wilayah kekuasaannya, dengan bantuan makhluk gaib, Panji Landung.
Jangkauan mata Ki Barak Panji saat itu sampai ke Blambangan pada batas barat dan sampai ke wilayah Tajun pada batas timur.
Baca Juga: Sanjaya-Dirga Daftar di KPU Tabanan: Parade Budaya dan Deklarasi di Hadapan Ribuan Pendukung
Pura Yeh Ketipat pun sangat erat kaitannya dengan sejarah Buleleng.
Usai melakukan persembahyangan di Pura Yeh Ketipat, Sugawa-Suardana tangkil ke Pura Pejenengan, Panji.
Keberadaan Pura Pejenengan ini tak lepas dari kisah perjalanan Anglurah Ki Barak Panji Sakti dari Kerajaan Gelgel.
Baca Juga: Astra Motor Bali Adakan TFT Kurikulum Merdeka Untuk SMK Binaan
“Kami juga memohon doa restu dan memohon petunjuk atas langkah yang kami lakukan,” ujar Sugawa Korry usai melakukan pendaftaran di KPU Buleleng, Kamis (29/8).
Perjalanan spiritual itu dilakukan dengan tujuan agar setiap langkah dan keputusan yang diambil mendapat tuntunan.
“Kami punya keyakinan apapun yang kami lakukan tanpa restu dari Tuhan, kami bukanlah apa-apa,” imbuhnya.
Baca Juga: Astra Motor Bali Adakan TFT Kurikulum Merdeka Untuk SMK Binaan
Pilkada 2024 di Buleleng ingin diwujudkan Sugawa-Suardana dengan kedamaian, kesopansantunan dan intelektualitas.
“Kami ingin hadir dengan nuansa kerakyatan dan dengan energi positif,” tambahnya.
Paket Sugawa-Suardana ini pun diusung Partai Golkar, Nasdem, Demokrat, Gerindra, PSI, PKN dan PAN. (dhi)
Editor : Wiwin Meliana