BALIEXPRESS.ID - Kegaduhan melanda warga Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (1/9/2024) dini hari, setelah seorang pria yang awalnya hanya dikenal sebagai Mr. X ditemukan tewas di halaman rumah warga di Jalan Patimura.
Kejadian menghebohkan ini terjadi sekitar pukul 02.30 dan melibatkan sekelompok pemuda yang diduga terlibat dalam penganiayaan brutal, dipicu oleh kesalahpahaman sepele saat pesta miras.
Gus Jaya, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa suasana pagi itu mendadak mencekam saat korban ditemukan tak bernyawa di halaman rumah milik I Wayan Geliduh, 35 tahun.
"Pagi tadi suasana di sini benar-benar heboh," ujarnya sambil menunjuk ke arah rumah Geliduh, kemarin.
Peristiwa ini pertama kali terungkap ketika Faidil Erfan, 27 tahun, pemilik warung Madura, mendengar keributan di luar tempat tinggalnya.
Setelah mendekati lokasi, ia melihat korban sudah dievakuasi menuju RS Sanglah dalam kondisi kritis.
Sementara itu, sejumlah anggota Polisi dari Polsek Kuta segera meminta keterangan beberapa saksi, termasuk pemilik rumah dan pemilik warung.
Menurut penuturan Gus Jaya, kejadian bermula ketika Yan Geliduh terbangun dari tidurnya sekitar pukul 02.30, terganggu oleh gonggongan anjing yang tak biasa dan suara benda jatuh yang ternyata adalah tubuh korban.
Ketika ia keluar rumah, ia melihat sekelompok pemuda berlarian meninggalkan lokasi.
Rasa penasarannya membawa Geliduh ke halaman rumahnya, di mana ia menemukan korban bersimbah darah dan tak sadarkan diri.
"Kemungkinan besar, korban mencoba melarikan diri dengan melompati pagar belakang rumah, namun tak berhasil dan akhirnya tewas di halaman rumah," ungkap Jaya mengutip penuturan Geliduh kepada polisi.
Polisi yang tiba di tempat kejadian segera mengamankan empat pelaku yang diduga terlibat dalam pengeroyokan.
Sumber dari Polsek Kuta menyebutkan, berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, korban yang diidentifikasi sebagai UM, merupakan teman dari para pelaku.
Mereka semua diduga berasal dari Sumba, Nusa Tenggara Timur, dan tengah dalam pengaruh alkohol saat insiden tragis ini terjadi.
Kapolsek Kuta, AKP I Ketut Agus Pasek Sudina, S.I.K., M.H., mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan empat pelaku dan sedang mengejar pelaku lainnya.
"Pelaku yang sudah diamankan sedang menjalani pemeriksaan intensif. Kami masih memburu pelaku lain yang terlibat dalam kejadian ini," tegasnya.
Kasus ini kini menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Kuta, mengingat tragisnya nasib korban yang meregang nyawa akibat perselisihan yang seharusnya bisa dihindari.
Warga berharap, keadilan segera ditegakkan dan para pelaku mendapat hukuman yang setimpal. ***
Editor : I Putu Suyatra