Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Penjelasan Polisi dan BDG Soal Penggerebegan Pesta Ulang Tahun dengan Menu Daging Anjing di Bali yang Viral  

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 11 September 2024 | 01:10 WIB
Sisa daging anjing di pesta ulang tahun di Tabanan.
Sisa daging anjing di pesta ulang tahun di Tabanan.

BALI EXPRESS.ID  - Viral di Media sosial beberapa hari lalu, sebuah pesta perayaan ulang tahun yang diselenggarakan di salah satu rumah kos, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Bali, digrebeg oleh komunitas pecinta anjing di Bali, Bali Dog Guardians.

Ketua Asosiasi Bali Dog Guardians (BDG), Yanti Rosmiati, ketika dikonfirmasi Selasa (10/9), membenarkan jika terjadi penggerebegan di acara pesta ulang tahun di Kecamatan Tabanan pada Sabtu, 7 September lalu. 

"Penggerebegan kami lakukan bersama tim dari BDG didampingi petugas dari Polsek Tabanan melakukan penggrebegkan di rumah kost yang berlokasi di Desa Sudimara Kecamatan Tabanan, Sabtu lalu," jelasnya Selasa (10/9).

Tyo, sapaan Yanti Rosmiati, menjelaskan hal itu dilakukan karena pada Sabtu siang pihaknya mendapat informasi adanya pesta di salah satu tempat tinggal dengan menu daging anjing di Kecamatan Tabanan.

Setelah mendapat informasi tersebut, selanjutnya tim dari BDG melaporkaan ke Polsek Tabanan.

Ketika dilakukan penggrebegkan tim menemukan adanya sisa daging dan tulang belulang anjing, termasuk tulang tengkorak kepala anjing.

"Awalnya pihak penyelenggara menyatakan jika daging anjingnya sudah habis. Namun setelah didesak, akhirnya mereka menunjukan sisa daging dan tulang yang dari daging anjing yang digunakan untuk pesta," lanjutnya.

Tyo menyebutkan pihaknya tetap memproses kasus tersebut, karena melanggar ketentuan dalam pasal 302 ayat 2 UU nomor 18 tahun 2014 tentang Penganiayaan Hewan.

 "Awalnya mereka minta damai, tapi kami tetap proses karena sesuai dengan Undang-undang yang berlaku," tambahnya. 

Sementara itu, Kapolsek Tabanan, Kompol I Nyoman Sumantara, mengkonfirmasi terpisah membenarkan adanya penggerebegan tersebut.

Disebutkan Kompol Sumantara, sta itu dilakukan beberapa warga asal Sumba, Nusa Tenggara Timur, pada salah satu rumah kos di Desa Sudimara. 

"Ada 15 orang yang diperiksa, menurut keterangan mereka, daging anjing yang dikonsumsi tersebut di dapat dari warga karena alasan anjingnya galak dan sering mengejar warga. Sampai saat ini, kami masih melakukan pendalaman terhadap untuk memastikan ada atau tidaknya tindak kekerasan," ungkapnya. ***

Baca Juga: Bupati Giri Prasta Resmikan Peluncuran Endek Motif Jepun Bebadungan 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #ulang tahun #viral #media sosial #daging anjing #tabanan