Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kegiatan PKM ITEKES Bali: Pelatihan Kader Posyandu dengan Terapi Akupresur dan Usada Bali untuk Optimalisasi Pelayanan Kesehatan

Wiwin Meliana • Sabtu, 14 September 2024 | 16:56 WIB

PKM Pemberdayaan Kader Posyandu dan Komplementer Berbasis Akupresur dan Usada Bali di UPTD Puskesmas Tabanan III
PKM Pemberdayaan Kader Posyandu dan Komplementer Berbasis Akupresur dan Usada Bali di UPTD Puskesmas Tabanan III

BALIEXPRESS.ID-Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali melaksanakan kegiatan "PKM Pemberdayaan Kader Posyandu dan Komplementer Berbasis Akupresur dan Usada Bali Sebagai Upaya Optimalisasi Mutu Pelayanan Kesehatan di UPTD Puskesmas Tabanan III".

Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tabanan III. Kegiatan berlangsung dari Tanggal 16 Juli sampai dengan Tanggal 17 Oktober 2024 yang bertujuan untuk   meningkatkan pengetahuan, kesadaran, keterampilan hidup sehat agar tercapai  derajat kesehatan masyarakat yang optimal.

Secara khusus kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan kader posyandu dan komplementer dalam upaya kesehatan sehingga program puskesmas    dapat terlaksana dengan optimal.

Pendanaan kegiatan ini berasal dari Hibah Pengabdian kepada Masyarakat skema PKM DIKTI Tahun 2024.

Baca Juga: Desa Bongkasa Dekat Rumah Sukena, Punya Sejarah dengan Kerajaan Mengwi: Berawal dari Sinar Merah

 Tim pelaksana kegiatan adalah Ns. Ni Nyoman Nuartini S.Kep., M.Kes sebagai ketua dan Ns. Ni Kadek Sutini, S.Kep., M.Kes, Apt. Made Asmarani Dira, S.Farm., M.Biomed, Asthadi Mahendra Bhandesa, S.Pd.H., M.Pd dan 4 orang mahasiswa ITEKES Bali sebagai anggota.

Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan focus group discussion (FGD) pada Tanggal 16 juli 2024 untuk membahas permasalahan yang dihadapi oleh kader posyandu dan komplementer selama pelaksanaan kegiatan di masyarakat. Saat ini dibuat plan of action (POA) kegiatan sebagai acuan pelaksanaan PKM.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan pelatihan dan workshop tentang mananajemen mutu pelayanan puskesmas, pemanfaatan terapi Akupresur dan obat tradisional Usada Bali pada Tanggal 2-3 Agustus 2024. Selanjutnya kegiatan pendampingan kader memberikan pelayanan kepada masyarakat pada tanggal 24 Agustus 2024 dan Tanggal 13 September 2024.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Puskesmas Tabanan III beserta staff dan  pihak desa yang sangat aktif mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.

 Para kader sangat aktif  melaksanakan pelatihan dan workshop serta sangat antusias mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan komplementer Akupresur dan Usada Bali yang didapat.

Baca Juga: Bali dan Lombok Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,4 SR: BMKG Pantau Dampak dan Aktivitas Susulan

Selain itu masyarakat menyambut baik dan sangat antusias menerima sosialisasi dan demonstrasi yang disampaikan oleh para kader saat pendampingan ke masyarakat.  Kegiatan ini dihadiri oleh 20 orang kader posyandu dan komplementer, pihak desa, petugas dari UPTD Puskesmas Tabanan III serta masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tabanan III.  

Penanggung jawab kader posyandu dan komplementer UPTD Puskesmas Tabanan III Ibu Ni Wayan Sriadi berterimakasih atas terselenggaranya PKM ini.

Beliau berharap semoga keberlanjutam program ini akan terus ada dan dapat bermanfaat dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan optimalisasi mutu pelayanan Puskesmas. Selain itu pihak desa juga sangat berharap program ini terus berlanjut dan dapat dilaksanakan secara mandiri oleh kader dan masyarakat desa.

Ketua Tim PKM, Ns. Ni Nyoman Nuartini, S.Kep., M.Kes menyampaikan bahwa program ini tidak hanya akan berlangsung pada saat waktu pelaksanaan PKM sesuai POA, namun akan diusahakan terus berlanjut sesuai dengan jadwal kegiatan posyandu di masyarakat di bawah koordinasi UPTD Puskesmas Tabanan III dan pihak desa.

Baca Juga: Gempa Bermagnitudo 4,4 SR dan 2,1 SR Guncang Bali; Ini Titik Pusatnya

 Kegiatan posyandu biasanya dilaksanakan pada minggu kedua dan minggu keempat setiap bulannya. Pada kesempatan ini tim PKM ITEKES Bali menyerahkan beberapa bibit tanaman yang dapat dibudidayakan sehingga dapat dijadikan sumber bahan segar ramuan obat tradisional Usada Bali.

Selain itu diserahkan juga beberapa set alat pengolahan ramuan herbal, alat bantu pelaksanaan terapi Akupresur, alat bantu pemeriksaan kesehatan sederhana dan beberapa sediaan kering ramuan herbal terutama sediaan yang sulit didapat dalam bentuk sediaan segar.

Kegiatan PKM ini merupakan bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan sebagai seorang dosen.

 Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang baik bagi masyarakat dalam upaya pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan. Dengan demikian diharapkan masyarakat mampu mengupayakan kesehatannya secara mandiri tidak saja dengan terapi medis namun juga dapat dilakasanakan dengan terapi komplementer Akupresur dan Usada Bali.

Editor : Wiwin Meliana
#kader Posyandu #ITEKES BALI #puskesmas #PKM #tabanan