BALIEXPRESS.ID- Desak Made Putri Swasti Astiti, pendaki yang terpeleset dan meninggal di Gunung Abang dikenal sebagai sosok yang ramah, periang dan lucu.
Sosok yang dikenal dengan kepribadian yang baik itu kini telah beristirahat dengan tenang.
Wanita 28 tahun itu ditemukan meninggal dunia usai terpeleset ke jurang sedalam 250 meter saat mendaki Gunung Abang, Kintamani, Bangli, Bali, akhirnya ditemukan pada Sabtu (14/9/2024).
Teman-teman dan sahabat Desak Made Putri Swasti Astiti pun ramai-ramai membanjiri unggahan terakhir Desak Made dengan ucapan belasungkawa.
Salah satunya oleh akun @awirasetya yang mengenak Desak sebagai sosok yang baik dan sangat positive dalam bergaul.
Ia juga selalu bersikap ramah dan lucu dalam dunia kerja dan pertemanan.
“Kamu orang baik Ecak, wajar banyak yang kehilangan akan sosokmu. Rest in heaven ya Ecak. Sekarang kamu sudah mendaki kepuncak paling tertinggi,” tulisnya dikutip pada Senin (16/09/2024).
Sementara itu, akun@putuariesantika mengenal sosok Desak sebagai sosok yang ramah, baik hati dan ceria.
“Desak, kamu sahabat baik kami semua, selalu senyum dan sapa kalau ketemu, yang selalu berdoa panjang tiap pagi di kantor, yang selalu makan sehat tiap jam maka siang, semoga kamu selalu dalam kebaikan Desak. Kami mengenang kamu sebagai sosok yang sangat baik hati dan ceria,” tulisnya.
Sementara akun @aria_wibawa mengenal sosok Desak yang periang, penuh canda tawa, energik dan suka membantu.
“Terimakasih selama ini menjadi pribadi yang sangat baik tersebut, terima kasih sudah banyak membantu aku selama ini, Rist in peace Ecak,” tulisnya. Diberitakan sebelumnya, setelah dilakukan pencarian intensif, Desak Made Putri Swasti Astiti, pendaki yang jatuh ke jurang saat mendaki Gunung Abang, Kintamani, Bangli, Bali, akhirnya ditemukan pada Sabtu (14/9/2024).
Namun sayang, nyawa Desak Made, wanita berusia 28 tahun itu tak tertolong. Ia meninggal dunia.
Wanita asal Banjar Munggal, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan ini ditemukan di jurang Gunung Abang dengan kedalaman sekitar 250 meter.
Editor : Wiwin Meliana