Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Asal Usul Nama Pura Bola Denpasar: Tak Ada Hubungan dengan Bola, Tempat Suci Hindu Bali Tersembunyi dengan Sejarah Sakral dan Keajaiban Tak Terduga

I Putu Suyatra • Senin, 16 September 2024 | 17:41 WIB
Pura Bola, sebuah tempat suci Hindu Bali di Denpasar
Pura Bola, sebuah tempat suci Hindu Bali di Denpasar

BALIEXPRESS.ID - Tahukah Anda bahwa di balik gang kecil di kawasan Jalan Imam Bonjol Denpasar, tersembunyi sebuah tempat suci Hindu Bali sakral yang memiliki sejarah dan keajaiban tak terduga?

Pura Bola, sebuah tempat suci Hindu Bali yang masih jarang diketahui oleh banyak orang, berdiri megah di ujung gang kecil ini.

Untuk mencapainya, Anda bisa memasuki Jalan Imam Bonjol Gang V, dan di ujung gang inilah terletak Pura Bola yang penuh misteri.

Tapi, apa sebenarnya yang membuat pura ini begitu istimewa?

Asal Usul Nama Pura Bola: Terinspirasi dari Dewa Siwa atau Bahula?

Nama Pura Bola berasal dari kata "Bola" yang diartikan sebagai nama lain dari Dewa Siwa.

Namun, menurut Jro Mangku Mustika, Pemangku Pura Bola, ada versi lain yang menyebutkan bahwa nama tersebut berasal dari penyebutan cepat "Bahula", seorang resi yang turut andil dalam pendirian pura ini.

Cerita tentang Rsi Bahula bahkan terkait dengan perjalanan dua Maha Rsi, yaitu Mpu Gana dan Mpu Bahula, yang disebutkan telah tiba di Tanah Badeng, kini dikenal sebagai Badung.

Sejarah dan Pemindahan Pura: Jejak Kolonial dan Perang Puputan Badung

Dibangun pada tahun 1937 Masehi atau Caka 1115, Pura Bola awalnya terletak di sebelah utara Pura Agung Jagatnatha.

Namun, karena kepentingan Kolonial Belanda, pura ini kemudian dipindahkan ke Tegal Baler Griya.

Perpindahan ini tak terlepas dari kaitannya dengan Perang Puputan Badung, di mana pura ini menjadi tempat pemujaan Puri Agung Denpasar.

Meskipun kini lokasinya jauh dari puri, juru sapuh yang dipercaya menjalankan seluruh kegiatan di pura ini masih terus menjaga kesakralannya.

Ritual Unik di Pura Bola: Piodalan Pesta untuk Bhatara

Keunikan Pura Bola terletak pada perhitungan piodalan yang menggunakan pawukon, diadakan pada Buda Cemeng Merakih.

Setiap piodalan, pura ini mengadakan persembahan yang dalam bahasa manusianya bisa diartikan sebagai sebuah pesta, namun khusus dipersembahkan untuk Bhatara.

Meski tampak seperti pura Bali pada umumnya dengan konsep Tri Mandala (Nista Mandala, Madya Mandala, Utama Mandala), Pura Bola menyimpan banyak keunikan spiritual.

Bangunan Berdasarkan Pawisik: Dibangun Atas Bisikan Gaib

Yang membuat Pura Bola semakin menarik adalah seluruh bangunannya didirikan berdasarkan pawisik atau bisikan gaib yang diterima oleh Jro Mangku Mustika.

Sebelum membangun, beliau selalu memohon petunjuk melalui tapa samadi, sehingga mampu mengetahui siapa saja yang berstana di Parahyangan Pura ini.

Dari arah utara, terdapat Palinggih Padmasana sebagai stana Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Palinggih Stana Mpu Bahula, dan Palinggih Ratu Niang di sisi selatan, serta beberapa palinggih lainnya.

Jejak Prasejarah dan Peninggalan Mistis: Tombak Prajurit dan Batu Sakral

Di pura ini juga terdapat peninggalan prasejarah berupa sembilan tombak prajurit yang menyerupai tombak pada Patung Pejuang di Lapangan Puputan Gusti Ngurah Made Agung, menguatkan kaitannya dengan Perang Puputan Badung.

Selain itu, terdapat berbagai batu sakral, termasuk batu yang menyerupai Dewa Gana atau Dewa Ganesa serta Lingga Yoni sebagai simbol pemujaan Dewa Siwa.

Jro Mangku Mustika: Sang Pembangun Pura dengan Tangan Sendiri

Tak hanya dikenal sebagai pemangku, Jro Mangku Mustika juga menjadi sosok yang membangun seluruh bangunan di pura ini dengan tangannya sendiri.

"Saya sendiri membuat ini, tanpa bantuan siapapun, karena saya yakin Ida sudah suweca kepada damuhnya," jelas beliau dengan penuh keyakinan.

Pura Bola: Tempat Suci yang Dikenal karena Kemurahannya

Meskipun pengempon Pura Bola hanya terdiri dari dua orang, yaitu keluarga Jro Mangku Mustika, saat piodalan banyak umat yang datang untuk tangkil dan bersembahyang.

Banyak yang percaya bahwa Ida Bhatara yang berstana di pura ini sangat pemurah, sering memberikan kesuburan dan kelancaran rezeki, terutama bagi para pedagang yang memohon doa di sini.

Dengan segala misteri dan keajaibannya, Pura Bola bukan hanya sekadar tempat suci, tetapi juga menyimpan sejarah, kepercayaan, dan keajaiban yang mengundang penasaran.

Bagi Anda yang ingin merasakan energi spiritual yang berbeda, pura ini layak untuk dikunjungi. ***

Editor : I Putu Suyatra
#bali #asal usul #hindu #sejarah #Pura Bola