BALIEXPRESS.ID - Viral di media sosial para pedagang suvenir di Jalan Karna, Pasar Seni Ubud, Bali, dianggap menaikkan harga terlalu tinggi saat menjual barang dagangannya kepada iShowSpeed.
Sebab, harga-harga barang yang dijual para penjual di Pasar Seni Ubud ini terlewat mahal.
IShow Speed memang sempat melakukan live streaming di Ubud pada Jumat siang, 20 September 2024.
Dia mengawali live streamingnya dari depan Pasar Seni Ubud di Jalan Raya Ubud, kemudian memasuki deretan kios pedagang suvenir di Jalan Karna.
Pria 19 tahun itu pun membeli sejumlah suvenir. Tidak ada proses tawar-menawar dalam proses jual beli ini saat penjual melempar harga yang fantastis.
Peristiwa itu pun menjadi perbincangan di media sosial. Seperti dibagikan akun @kegblgnunfaedh di Twitter atau X.
Akun ini membuat kolase tangkapan layar dari video live streaming saat youtuber asal Cincinati, Ohio, AS itu membeli suvenir.
Dalam kolase tersebut, terdapat foto dan harga yang dibayar pria bernama asli Darren Watkins Jr tersebut.
Yakni untuk jersey Ronaldo yang merupakan KW, seharga Rp300 ribu. Kemudian pembuka tutup botol berupa Mr P atau lolok seharga Rp350 ribu, selanjutnya kipas tangan Rp100 ribu, dan boneka merah seharga Rp300 ribu.
Selanjutnya, boneka anjing seharga Rp150 ribu, kemudian asbak dengan ukiran motif barong seharga Rp200 ribu.
Unggahan pada Sabtu, 21 September 2024 Pukul 9 pagi itu sudah mendapat tayangan 574 ribu.
"Scam (penipuan, red)," tulis akun tersebut.
Sontak, hal itu menjadi perdebatan di kalangan netizen. Mereka menulis di kolom komentar.
"Speed gampang kena scam (tipu)," tulis @Netizenbisa
"Kebiasaan pedagang jadi pemanfaatan, mark up harganya ketinggian uda lewat batas wajar. Boleh aja naikin harga tapi ya jangan jadi lebih tamak keliatannya, kata @bandnie
"Banyak pedagang tipu2 ternyata di pasar itu," kata @cokiezss
"Mark up harga, kirain cuman ada di dunia khayal," tandas @KamisamaBuzz
"Untungnya banyak duit jadi kena scam pun masih percaya dia," ujar @Generasiosing
"Up harganya mahal bener," @irenebaebae_91
"Mental orang Indonesia kan emang gini," tandas @kingtethicc
"Mau kasihan tapi ga seberapa bagi dia tapi tetap aja salah kocak," @alggzndr.
Di kolom komentar live streaming Youtube iShowSpeed juga banyak netizen yang sudah menyampaikan bahwa itu scam atau penipuan. Mereka memberi tahu Speed bahwa harganya kemahalan atau tidak wajar.
Namun, ada juga yang bilang bahwa harga itu wajar saja bagi warga asing atau wisatawan.
"Ini harga bule emang normal segini. Harga lokal lebih murah lagi," ujar @Alana0x777.
Tentu saja, hal ini menjadi perdebatan. Bagi yang tidak tahu cara berbelanja di kios suvenir, mereka bisa saja "dikerjai" penjual.
Sebetulnya, yang terjadi adalah penjual di kios suvenir memang biasa memasang harga tinggi. Sebab, konsep jualan mereka tawar-menawar. Seperti yang terjadi di Pasar Sukawati.
Ini berbeda dengan toko oleh-oleh besar yang biasanya sudah memasang banderol dengan harga pas atau tidak bisa ditawar.
Sekadar diketahui, IShowSpeed tidak membawa suvenir yang dibelinya. Dia memberikan kepada penggemar yang ramai mengikuti live streaming.
Ia melakukan live streaming di Bali selama hampir 4 jam. Setelah membeli suvenir, dia sempat ke monkey forest Padang Tegal Ubud, ke kebun binatang, hingga bermain swing di Celuk, Sukawati. ***
Editor : Y. Raharyo