Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tiga Orang Jadi Korban Akibat Bentrok Warga NTT saat Acara Nikah di Jimbaran, Para Saksi Ungkap Fakta di TKP

I Gede Paramasutha • Senin, 23 September 2024 | 02:02 WIB
SAKSI: Personil Polsek Kuta Selatan mendatangi TKP dan menemui beberapa saksi untuk dimintai keterangan.
SAKSI: Personil Polsek Kuta Selatan mendatangi TKP dan menemui beberapa saksi untuk dimintai keterangan.

BALIEXPRESS.ID – Tiga orang jadi korban akibat bentrokan antar warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) saat acara pernikahan di Balai Serbaguna Perum Taman Graha, Lingkungan Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (21/9).

Ketiga korban diketahui bernama Sergi Nomleni, 22; Primus Maleno, 41, dan Fentus Maleno, 29.

Sergi Nomleni mengalami luka di kepala, Primus Maleno mengalami luka tusukan di punggung, dan Fentus Maleno mengalami patah kaki kiri.

Ketiga korban asal Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT tersebut lantas dibawa ke ke Rumah Sakit Umum Bali Jimbaran, sekitar pukul 00.00 WITA.

Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan dan aparat segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) agar keributan tersebut tidak melebar.

Sayangnya sebelum petugas tiba, para pelaku telah kabur.

Tak hanya sampai di situ, keributan berlanjut ke jalan di sebelah Balai Serbaguna Perum Taman Graha Jimbaran.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan kejadian yang juga viral di media sosial ini.

Dia mengatakan, antara pelaku dan korban diduga dalam pengaruh alkohol.

Motif keributan itu terjadi diduga karena saat joget bersama, ada yang tersenggol dan tidak terima.

"Karena senggolan, saling adu mulut berujung perkelahian. Korban merupakan saudara kandung dari mempelai pengantin," ujarnya, Minggu (22/9).

Baca Juga: Pastikan Daging Babi Layak Konsumsi Saat Hari Raya Galungan, Disperpa Badung Terjunkan 162 orang

Menurut Sukadi, kronologi kejadian itu bermula ketika kerabat, serta teman-teman mempelai pengantin asal NTT menghadiri undangan pernikahan, sekitar pukul 19.00 Wita.

Dalam acara itu, ada beberapa tamu undangan yang mengkonsumsi alkohol dan ada yang joget-joget.

Akan tetapi, saat berjoget bersama tersebut, mereka terlibat senggolan, yang membuat antar tamu adu mulut sampai berujung perkelahian.

Polisi sudah memintai keterangan orang-orang yang berada di sana.

Saksi bernama Veronika, 21, menerangkan dia melihat ada beberapa orang adu mulut di depan panggung saat penutupan acara sekira pukul 23.30 Wita.

"Suami saksi Veronika sempat mendekat bermaksud melerai," tandasnya.

Apesnya, suami dari wanita asal Kupang, NTT itu diserang menggunakan dobel stik dan balok.

Sementara itu, saksi bernama Ifan, 23, menerangkan, tiba-tiba ada sekelompok orang tidak dikenal saat ia sedang bersih-bersih di area panggung sekitar pukul 23.30 Wita.

Sekelompok orang itu berteriak mengaku dari Timor Leste, dan langsung memukul dengan menggunakan dobel stik.

Setelah memukul, mereka langsung pergi meninggalkan lokasi. Saat ini, para pelaku sedang diselidiki oleh Polsek Kuta Selatan.

Seperti diberitakan, bentrok terjadi saat warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar acara pernikahan di Balai Serbaguna Perum Taman Graha, Lingkungan Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (21/9).

Editor : Nyoman Suarna
#nikah #bentrok #korban #saksi #warga #ntt #jimbaran