BALIEXPRESS.ID-Penampilan politisi sekaligus advokat Gede Pasek Suardika mencuri perhatian warganet di media sosial.
Pasalnya, dalam beberapa video yang beredar dan foto yang diunggah sendiri oleh dirinya, terlihat ia menggunakan baju dengan tulisan yang tak biasa.
Baca Juga: Pengundian Nomor Urut Pilkada Klungkung, Ini Nomor Urut Paket Jaya, Satriya dan Astaguna
Pasek Suardika terlihat menggunakan baju kaos berwarna biru muda dengan tulisan ‘Nasbedag Dulu Salah Jalur Kini Saatnya Satu Jalur’.
Dalam video yang dibagikan oleh akun @Imade Asa, Pasek Suardika pun buka suara terlihat kaos yang digunakan.
“Yakan dulu salah jalur, kini saatnya satu jalur. Kalau ciri khas kan Nasbedag itu kan Bahasa gaul lah,” ungkap Pasek Suardika dikutip pada Senin (23/09/2024).
Dalam unggahan di media sosialnya, Pasek Suardika juga sempat mengunggah foto dirinya saat menggunakan kaos bertuliskan Nasbedag Dulu Salah Jalur Kini Saatnya Satu Jalur’ itu.
Dalam fotonya Pasek Suardika dengan baju kaos bertuliskan itu berdiri disamping gambar seorang wanita.
“Saling pandang tetapi fokuslah pada tulisan kaos,” tulisnya.
Sementara itu dalam unggahan lain, Pasek Suardika pun memberikan pilihan kepada warganet antara Satu Jalur dan Beda Jalur.
“Satu Jalur, Beda Jalur. Yang mana hasilnya jadi SALAH JALUR dan harus dihindari? Silahkan dipilih secara demokratis dan gembira. Jangan terlalu banyak komentar yak arena ini hanya memilih satu di antara dua,” tulisnya.
Unggahan tersebut pun mendapat respons dari warganet di media sosial.
Warganet mengaitkan kaos tersebut dengan pasangan calon dan wakil gubernur Bali pada Pilkada 2024.
Pasalnya, kata Satu Jalur tersebut diduga merujuk pada pasangan Mulia-PAS yang satu jalur dengan presiden terpilih RI, Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Kerap Bikin Onar di Bali, Warganet Curiga Oknum NTT Punya Backingan
Sementara Salah Jalur ditujukan kepada pasangan calon dan wakil gubernur Bali Koster-Giri.
“Politik itu tergantung kepentingan Li De, dulu mungkin kepentingan Li De sama dengan satu jalur makanya Li De dukung koster waktu itu, karena sekarang mungkin kepentingan Li De berbeda makanya tetap saja 1 jalur jadinya yaitu jalur kepentingan, sing nyak keto Li De,” tulis akun @Dirga BagoesKone.
Editor : Wiwin Meliana