Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Atasi Krisis Air di Kuta Selatan, Giri Prasta Sebut Bendungan Sidan Solusinya

Putu Resa Kertawedangga • Jumat, 27 September 2024 | 00:57 WIB

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta

BALIEXPRESS.ID - Masalah air bersih di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, merupakan hal mendesak yang harus ditangani.

Sebab hingga kini masyarakat setempat masih ketergantungan membeli air tangki, akibat air yang dialirkan ke daerah tersebut tidak maksimal.

Atas adanya permasalahan tersebut Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyebutkan pembangunan Bendungan Sidan adalah kinci dari permasalan tersebut.

Baca Juga: Statistik Miliano Jonathans: Lebih Gacor dari Rafael Struick, Jadi Opsi Tumpulnya Lini Serang Timnas Indonesia

Sebab ia menilai Bendungan Sidan dapat memberikan suplai air yang cukup.

“Air adalah kebutuhan vital setelah udara. Saya telah memperjuangkan pembangunan Bendungan Sidan sejak 2017 melalui pemerintah pusat," ujar Giri Prasta, belum lama ini.

Pihaknya berharap, setelah nantinya disermikan Bendungan Sidan dapat segera memberikan suplai air yang cukup.

Baca Juga: Miliano Jonathans, Winger Liga Belanda Keturunan Depok Terbuka Bela Timnas Indonesia

Giri Prasta juga, menjelaskan jaringan distribusi air telah siap, bahkan debutnya telah ditambah.

Mulai dari 750 liter per detik menjadi 1.000 liter per detik, berkat pengolahan yang dilakukan.

"Kuta Selatan itu dulunya ada 750 liter per detik dari Estuari Dam, kami sudah melakukan pengolahan air dapat tambahan lagi 250 liter per detik, jadi 1.000 liter per detik. Ini lagi proses, astungkara lagi dua bulan ini sudah ada lagi tambahan minimal 250 liter perdetik, karena target kami 500 liter per detik. Dengan adanya Bendungan Sidan saya kira tercukupi semuanya," jelasnya.

Baca Juga: Pipa PDAM Badung Bocor, Jalan Berlubang di Kapal, Hingga Kini Belum Ada Perbaikan

Setelah adanya penambahan debit air tersebut, Calon Wakil Gubernur Bali ini menyatakan, kebutuhan di Kuta Selatan dapat tercukupi.

Kemudian ketergantungan sumur bawah tanah dapat dikurangi.

Giri Prasta pun optimis seluruh masyarakat Badung akan tercover dengan ketersediaan air yang lebih baik.

"Kita hilangkan sumur-sumur bawah tanah itu, karena dengan adanya Bendungan Sidan seluruh Badung bisa tercover," jelas Bupati asal Pelaga tersebut.

Seperti diketahui, Bendungan Sidan terletak di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Badung, Bangli, dan Gianyar.

Bendungan ini dapat menampung air dengan kapasitas 3,2 juta meter kubik, dengan menghasilkan air baku 1,75 m3/detik dan akan memenuhi kebutuhan air baku beberapa Kabupaten/Kota di Bali.

Sesuai kesepakatan di awal Kabupaten Badung tersuplai air 500 liter/detik, Kota Denpasar 750 liter/detik, Kabupaten Tabanan 300 liter/detik dan Kabupaten Gianyar 200 liter/detik. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#Kuta Selatan #Kabupaten Badung #air bersih #giri prasta #Bendungan Sidan