Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pipa Bocor Diperkirakan Terjadi Enam Bulan Lalu, PDAM Badung: Perbaikan Segera Diselesaikan

Putu Resa Kertawedangga • Jumat, 27 September 2024 | 01:33 WIB

AMBLAS: Ruas Jalan Tambaksari, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, yang masih berlubang dan ada kebocoran pipa PDAM, Kamis (26/9).
AMBLAS: Ruas Jalan Tambaksari, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, yang masih berlubang dan ada kebocoran pipa PDAM, Kamis (26/9).

BALIEXPRESS.ID - Pipa bocor milik Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Mangutama atau yang lebih dikenal PDAM Badung di Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi diperkirakan telah terjadi sekitar enam bulan lalu.

Namun kebocoran yang menyebabkan Jalan Tambaksari jebol dengan lubang cukup besar memang sulit terdeteksi lokasi tepatnya.

Meski demikian PDAM Badung pun akan melakukan penanganan dan perbaikan yang ditargetkan segera terselesaikan.

Baca Juga: Psywar atau Memang Sombong? Pelatih Bali United Singgung Hasil Saat Lawan Malut United Jelang Jamu Laskar Antasari 

Dirtek Perumdam Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Made Suarsa mengatakan, kondisi kebocoran pipa ditemukan pada 24 September 2024.

Tim PDAM Badung juga sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Namun lantaran adanya lubang yang sangat besar penanganan kebocoran pipa belum dapat dilakukan.

“Karena tidak ada tempat untuk menggantung pipa, kalau dari atas takutnya jebol. Sekarang itu yang kami lakukan adalah mengurug lubang di bawah pipa,” terang Suarsa, Kamis (26/9).

Baca Juga: Atasi Krisis Air di Kuta Selatan, Giri Prasta Sebut Bendungan Sidan Solusinya

Ia memperkirakan lubang besar itu muncul dari kebocoran pipa yang terjadi sejak enam bulan yang lalu.

Sebab ia menyebutkan ada penurunan flow atau debit air di daerah tersebut.

Bahkan pihaknya telah melakukan penelusuran titik kebocoran namun hasilnya baru dapat diketahui saat jalan tersebut jebol.

Baca Juga: Pipa PDAM Badung Bocor, Jalan Berlubang di Kapal, Hingga Kini Belum Ada Perbaikan

“Setiap kami melakukan skep tes tidak muncul bocornya. Karena kebocoran pipa ke bawah, biasanya airnya muncul ke atas,” ungkapnya.

Suarsa pun menjelaskan pihaknya selalu melakukan pemantauan debut air.

Namun dalam penyisiran memang belum ditemukan titik kebocoran.

Sebab alat untuk pendeteksi kebocoran memang tidak ada.

Meski demikian, ia mengaku telah melakukan upaya-upaya untuk mencari titik kebocoran.

Pasca ditemukan kebocoran di Jalan Tambaksari, pihaknya pun akan segera melakukan pengananan dengan target penyelesaian segera mungkin.

Bahkan 27 September 2024, tim PDAM Badung akan turun ke lapangan.

“Untuk pengurugan agregat sampai nyender dilakukan PDAM, nanti ngaspalnya dari PUPR. Kami sudah koodirnasi dengan PUPR dua haru lalu,” jelasnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#Pipa Bocor #mengwi #pdam badung