BALIEXPRESS.ID-Video penari Joged Bumbung yang tiba-tiba dicium oleh seorang pria saat pentas telah menjadi pemberitaan secara nasional.
Terkait hal itu, anggota DPD RI Bali, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna pun buka suara.
Pihaknya mengecam aksi dugaan pelecehan terhadap budaya Bali tersebut.
Baca Juga: Little Ranch, Wisata Peternakan Ala Eropa di Umbul Sidomukti, Bandungan
Padalah satu sisi, penggiat seni berjuang mati-matian menjaga taksu Bali.
“Ga malu ton? Di satu pihak penggiat seni mati-matian jaga taksu Bali, di sana ada oknum dengan mudah melecehkan budaya Bali,” tulis Arya Wedakarna, dikutip pada Jumat (27/09/2024).
Lebih lanjut, pihaknya memperingati oknum-oknum agar tidak kampungan dan menghormati profesi penari.
Pihaknya juga mengingatkan agar menjaga kehormatan seorang wanita.
“Kalau sudah begini, satu Indonesia komen negative,” jelasnya.
Baca Juga: Watu Gajah Park, Destinasi Wisata Keluarga yang Lengkap di Semarang
Arya Wedakarna pun meminta agar penari berani melaporkan jika merasa dirugikan.
“Pakai UU KUHP pidana dan UU Pornografi. Sudah keterlaluan kamu ton,” tulisnya.
Sebelumnya, sebuah video pementasan joged Bumbung menjadi viral di media sosial.
Bukan karena tarian erotisnya, kali ini penari Joged Bumbung itu menjadi sorotan lantaran diduga mendapat pelecehan.
Dalam video yang dibagikan oleh akun @jeg.bali via akun @infodenpasarterkini.id, terlihat seorang penari joged sedang pentas dalam acara tigang sasih seorang bayi.
Penari dengan kebaya berwarna merah itu terlihat berpakaian sopan dan juga menari sewajarnya.
Baca Juga: Dusun Semilir, Destinasi Wisata Viral di Semarang dengan Beragam Wahana Seru
Namun saat menari, tiba-tiba dari arah belakang seorang pemuda datang kemudian mencium pipi penari Joged tersebut.
Penari tampak kaget dan raut wajahnya pun langsung berubah.
Dari awal yang terlihat tersenyum, usai kejadian penari tersebut tampak kesal dengan ekspresi datar saat menari.
Editor : Wiwin Meliana