Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ini Kendaraan yang Ditemukan Bersama Pria Tewas tanpa Identitas di Jurang Kintamani

I Made Mertawan • Rabu, 2 Oktober 2024 | 01:50 WIB
Proses evakuasi korban di perbatasan Desa Daup dengan Banjar Kuum, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali Selasa (1/10/2024).
Proses evakuasi korban di perbatasan Desa Daup dengan Banjar Kuum, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali Selasa (1/10/2024).

BALIEXPRESS.ID- Identitas pria yang ditemukan tak bernyawa di dasar jurang perbatasan Desa Daup dengan Banjar Kuum, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, belum terungkap.

Pria yang diduga WNA tersebut ditemukan di jurang dengan kedalaman sekitar 12 meter pada Selasa (1/10/2024) sekitar pukul 08.10 Wita.

“Jenazah sudah dibawa ke RS Bangli. Nihil identitas,” ungkap Kapolsek Kintamani Kompol I Nengah Sukerna.

Kejadian itu pertama kali diketahui oleh warga Daup bernama Putu Yasa,52, yang kebetulan melintas di jembatan lokasi korban diduga jatuh.

Yasa yang hendak ke Banjar Kuum melihat pembatas jembatan yang terbuat dari bambu dalam kondisi rusak.

Ia pun mengalihkan pandangannya ke bawah jurang. Ternyata ada seorang pria yang belakangan diduga WNA berada di dasar jurang.

Penemuan itu pun sontak membuat warga sekitar geger. Mereka berdatangan ke lokasi untuk memastikan kondisi termasuk identitas korban.

Sayangnya, saat berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.00 Wita oleh kepolisian, TNI dan warga sejumlah warga Daup dan Kuum, korban dalam kondisi meninggal dunia.

Pihak kepolisian kesulitan mengidentifikasi sosok pria tersebut, karena tidak ditemukan identitas diri yang dibawanya.

Namun demikian, identitas pria itu bisa saja ditelusuri dari kendaraan yang ditemukan dasar jurang.

Kendaraan yang diduga dikendarai oleh korban yakni Yamaha XMax dengan nomor polisi DK 2989 GBM.

Plat kendaraan sepeda motor yang diduga dikendarai korban tewas di jurang perbatasan Desa Daup-Kuum, Kintamani, Selasa (1/10/2024).
Plat kendaraan sepeda motor yang diduga dikendarai korban tewas di jurang perbatasan Desa Daup-Kuum, Kintamani, Selasa (1/10/2024).

Korban diduga kuat jatuh ke jurang saat melintas di jembatan yang lebarnya sekitar 1 meter.

Perbekel Daup Dewa Nyoman Saliawan menyatakan mengatakan jembatan tersebut terbuat dari beton, namun pembatas di kiri dan kanan menggunakan bambu.

Pembatasan ini terbilang rawan, karena sudah lapuk. Sangat berbahaya bagi pengguna jalan yang tidak terbiasa melintas di sana.

Saliawan menduga korban jatuh ke jurang setelah menabrak pembatas jembatan. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #Kintamani #Desa Daup #Desa Sukawana #wna