BALIEXPRESS.ID - Tarif air PDAM Karangasem memunculkan pro dan kontra di masyarakat.
Pasalnya, biaya yang harus dibayarkan masyarakat untuk membeli air bersih dianggap cukup memberatkan pelanggan.
Dari informasi yang dihimpun, biaya yang dikeluarkan pelanggan PDAM Karangasem relatif tinggi jika dibandingkan dengan kabupaten lain.
Baca Juga: Resmi Dilantik Jadi Anggota DPR RI, Verrell Bramasta Siap Diteror Rakyat
Sehingga ini dianggap cukup memberatkan masyarakat.
Dalam satu bulannya, salah satu pelanggan yang enggan disebutkan namanya itu mengaku membayar air rata-rata sebesar Rp 120 ribu.
Berbeda dengan sebelum kenaikan tarif, ia hanya mengeluarkan biaya untuk itu rata-rata Rp 60 ribu.
Baca Juga: Empat Buruh Jawa Timur Ditangkap Polisi Saat Asyik Nikmati Sabu di Sidatapa Buleleng
Belum lagi sistem pembayaran yang diterapkan dianggap belum memudahkan pelanggan.
"Untuk pembayaran harus melalui satu bank saja atau di LPD. Berbeda dengan wilayah lain yang sudah bisa melalui e-commerce," ungkapnya.
Ketua DPC Gerindra Karangasem I Nyoman Suyasa pun sepakat untuk tarif air PDAM Karangasem diturunkan.
Tujuannya jelas, untuk kepentingan masyarakat Karangasem, karena air merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia.
Baca Juga: Kurangi Kemacetan Legian-Seminyak, Dinas PUPR Badung Bangun Jembatan Baru di Tukad Mati
Pria yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Bali itu menganggap, disinilah pentingnya kehadiran pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat.
"Terlepas dari sisi aturan, pemerintah wajib hadir dan memihak masyarakat, kita harus bisa melihat realita di lapangan, harusnya pemerintah hadir mencarikan solusi, bukan malah menyusahkan masyarakat," ujarnya.
Seperti diketahui, rencana kenaikan tarif PDAM Karangasem pada tahun 2023 lalu sempat mendapat penolakan dari Anggota DPRD Karangasem periode 2019-2024.
Baca Juga: MIRIS! Aksi Nekat Ibu Curi Jajanan Dititipan di Warung Pulau Saelus Denpasar, Videonya Tuai Kecaman
Namun karena alasan tidak Full Cost Recovery (FCR) membuat Perumda Tirta Tohlangkir menyesuaikan tarif air. (dir)
Editor : Wiwin Meliana