BALIEXPRESS.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klungkung telah menjadwalkan tiga kali debat untuk para calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada 2024.
Debat ini diharapkan menjadi ajang adu visi dan misi yang menarik, mengingat ketiga pasangan calon (paslon) yang bersaing sama-sama belum pernah menjabat sebagai bupati sebelumnya.
Ketiga paslon yang akan mengikuti debat adalah pasangan nomor urut 1, I Made Kasta dan I Ketut Gunaksa (ASTAGUNA), yang didukung oleh Golkar dan Demokrat. Paslon nomor urut 2, I Made Satria dan Tjokorda Gde Surya Putra (SATRIYA), diusung oleh PDIP, Hanura, dan Perindo. Sementara itu, pasangan nomor urut 3, I Ketut Juliarta dan I Made Wijaya (JAYA), diusung oleh Gerindra, NasDem, dan PSI.
Ketua KPU Klungkung I Ketut Sudiana, menjelaskan bahwa sebagaimana yang telah diatur dalam PKPU, debat dapat dilakukan maksimal tiga kali selama masa kampanye. Namun, keputusan akhir masih menunggu teknis pelaksanaannya serta kesepakatan dari masing-masing paslon.
"Kami masih menunggu petunjuk teknis dan juga pendapat dari para paslon apakah mereka setuju dengan tiga kali debat atau ada perubahan," ujar Sudiana.
Sudiana juga menambahkan bahwa debat akan digelar di ruangan tertutup dan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi. Karena itu, lokasi debat belum ditentukan, tetapi dipastikan bukan di ruang terbuka seperti balai banjar. Setiap paslon diizinkan membawa pendukung, namun jumlahnya akan dibatasi.
Selain itu, KPU Klungkung juga telah menerima berbagai logistik untuk pelaksanaan Pilkada. Di antaranya, 678 kotak suara, 1.340 bilik suara, 760 botol tinta, dan 4.020 kabel ties. Semua logistik tersebut disimpan sementara di GOR Swecapura sebelum nantinya didistribusikan ke TPS.
"Kami juga sudah siap untuk mencetak surat suara sesuai jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 168.793, ditambah cadangan 2,5 persen," pungkasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana