BALIEXPRESS.ID- Perbaikan Jalan Raya Mambal, Kecamatan Abiansemal hingga Pelaga, Kecamatan Petang di Kabuaten Badung terus digencarkan oleh pemerintah setempat.
Bahkan perbaikan jalan yang sudah rusak parah tersebut pun dianggarkan Rp 100 miliar.
Pengerjaannya ditargetkan rampung hingga pertengahan Desember 2024.
Baca Juga: WADUH! Terlilit Utang, Ibu Rumah Tangga Jembrana Curi Uang dan Emas di Rumah Saudara
Kepala Dinas PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba mengatakan, saat ini perbaikan jalan tersrbut terus digencarkan.
Perbaikan jalan ini pun dilakukan dengan anggaran APBD 2024.
"Iya, perbaikan Jalan Mambal sampai Plaga sudah dikerjakan,” ujar Surya Suamba, Rabu (3/10).
Saat ini proyek tersebut dalam tahap pengerukan dan pemadatan titik-titik jalan yang berlubang. Setelah itu baru akan dilakukan pengaspalan.
"Sekarang yang lubang-lubang diuruk dulu. Kalau sudah padat baru nanti diaspal," ungkapnya.
Baca Juga: Koster Sebut Koster-Giri Pasangan Komplit, Siap Wujudkan Pembangunan di Buleleng
Surya Suamba yang juga Pj Sekda Badung ini mengaku, ada beberapa ruas jalan yang telah dilakukan pengaspalan.
Seperti di ruas jalan hang berada di Desa Mambal, dan Latu. Sementara sisanya masih dalam proses pemadatan dan pengurukan.
“Target kami proyek Jalan Raya Mambal-Pelaga rampung di pertengahan Desember 2024," tegasnya.
Mengenai anggaran, pihaknya menyebutkan sepenuhnya dibiayai oleh APBD Badung 2024. “Untuk anggaran sebesar Rp100 miliar,” ucapnya.
Kepastian perbaikan Jalan Mambal-Pelaga juga sempat disampaikan oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta.
Menurutnya, sudah menjadi komitmen untuk memberikan pelayanan infrastruktur yang layak dan memadai bagi warganya. Salah satunya adalah dengan mengambil alih perbaikan jalan milik Provinsi Bali.
Baca Juga: Raih 128 Suara, Ini Dia Calon Rektor Unud 2024-2028 Terpilih
“Untuk Jalan Mambal-Pelaga, yang ke utara itu sekarang kita sudah anggarkan Rp 130 miliar," ujar Giri Prasta.
Anggaran ratusan miliar di tahun 2024 ini akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung. Setelah itu akan dilakukan serah terima kepada pemerintah Provinsi Bali.
“Kami yang ambil (kerjakan). Nanti setelah selesai jalannya hibahkan ke provinsi,” tegas bupati asal Pelaga tersebut.
Sebelumnya, dalam rencana perbaikan jalan tersebut Provinsi Bali di tahun 2024 hanya dapat mengerjakan 1,7 Km dari panjang 27,3 Km. Namun di tahun 2023 telah dikerjakan sepanjang 5,9 Km. Sehingga sisanya sepanjang 19,7 Km belum dapat dikerjakan. (esa)
Editor : Wiwin Meliana