Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Warga NTT di Bali: Dari Mahasiswa Hingga Buruh Proyek, Kenali 4 Karakteristik Flobamora Bali

Wiwin Meliana • Selasa, 8 Oktober 2024 | 14:33 WIB

Ketua Umum Flobamora Bali ungkap karakteristik anggotanya
Ketua Umum Flobamora Bali ungkap karakteristik anggotanya

BALIEXPRESS.ID-Maraknya kasus oknum orang NTT (Nusa Tenggara Timur) yang membuat onar di Bali, membuat Ketua Umum Flobamora Bali angkat bicara.

Ikatan Keluarga Besar Flobamora Bali merupakan sebuah paguyuban yang beranggotakan warga Bali asal NTT.

Herman Umbu Billy menyebut bahwa saat ini Flobamora Bali telah memiliki 11 ribu anggota.

Baca Juga: Buron sejak Maret 2024, Pria Buleleng Ditangkap di Denpasar dan Menyusul Adiknya ke Penjara

Hal itu terungkap dalam wawancara di kanal youtube Jeg Bali dikutip pada Selasa (08/10/2024).

Lebih lanjut, Herman Umbu Billy menyebut bahwa anggota Flobamora Bali memiliki empat karakteristik.

Pertama, anggotanya terdiri dari warga NTT yang sudah 2 sampai 3 generasi tinggal di Bali.

“Seperti pak Yusdi Ketua sebelumnya, itu sejak ayahnya sudah di sini, beliau lahir di sini, bahkan ibunya orang Bali, lalu istrinya orang Bali. Saya juga lahir di Bali walau bapak ibu saya dari Sumba,” jelas Herman Umbu Billy.

Baca Juga: Penjelasan Polisi Soal Heboh Kematian WNA Australia pada Sebuah Hotel di Kuta

Kedua, anggota Flobamora yang merupakan warga NTT tinggal di Bali selama hampir 20 tahun.

“Ada pengusaha, lawyer bahkan istrinya juga Sebagian besar adalah orang Bali,” jelasnya.

Ketiga adalah orang NTT yang datang ke Bali tidak lebih dari lima tahun.

Mereka merupakan mahasiswa yang kuliah di berbagai kampus di Bali.

“Kampus-kampus swasta di Bali kan promosinya ke Indonesia Timur, ke NTT. Jadi jangan salah orang-orang datang untuk kuliah ke Bali karena target marketnya kami di NTT,”jelasnya.

Baca Juga: Dukung Program Pemerintah, Bandeng di Desa Patas Dibidik Jadi Bahan Pokok Menu Makan Siang Gratis

Keempat, anggota Flobamora merupakan mereka yang didatangkan dari NTT terutama dari Sumba yang diangkut menjadi buruh-buruh proyek.

Herman Umbu Billy mengungkap kedatangan warga NTT untuk menjadi buruh di Bali bersifat musiman.

Mereka bisa tinggal sebulan, enam bulan bahkan setahun.

“Fenomenanya mereka direkrut oleh mandor, mandornya tentu bukan orang Sumba bisa orang dari mana saja,” jelasnya.

Nah, karakteristik warga Flobamora yang keempat inilah yang rawan membuat onar di Bali.

 

Editor : Wiwin Meliana
#orang NTT #karakteristik #buat onar #Flobamora Bali