Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Oknum NTT Kerap Bikin Onar; Flobamora Minta Perketat Regulasi Orang NTT Masuk Bali

Wiwin Meliana • Selasa, 8 Oktober 2024 | 16:11 WIB

Ketua Umum Flobamora minta pemerintah buat regulasi memperketat orang NTT Masuk ke Bali
Ketua Umum Flobamora minta pemerintah buat regulasi memperketat orang NTT Masuk ke Bali

BALIEXPRESS.ID-Herman Umbu Billy, Ketua Umum Flobamora Bali mengungkap bahwa oknum NTT yang membuat onar di Bali tidak semua masuk dalam paguyuban.

Pasalnya, tidak semua orang NTT yang berada di Bali menjadi anggota Flobamora Bali.

“Ya tidak semua karena kami tidak bisa memaksa mereka untuk masuk ke dalam paguyuban,” jelas Herman Umbu dalam kanal Youtube Jeg Bali dikutip pada Selasa (08/10/2024).

Baca Juga: Penuh Haru, Menteri AHY Persembahkan Gelar Doktor untuk Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono

Lebih lanjut, sebagai pentolan orang NTT di Bali, pihaknya pun memberikan solusi agar persoalan terkait oknum-oknum NTT yang suka buat onar di Bali bisa teratasi.

Pihaknya menyarankan agar pemerintah Provinsi Bali membentuk gugus tugas yang dibentuk bersama pemerintah Pemerintah Provinsi NTT.

Kedua instansi ini harus bekerjasama untuk memperketat pintu masuk dan pintu keluar bagi orang-orang NTT.

“Saya usulkan ada Kerjasama pemerintah provinsi Bali dan Provinsi NTT, Polda Bali dan Polda NTT. Siapa yang bisa lakukan? Pemerintah, paguyuban tidak bisa masuk di ranah ini,” jelasnya.

Baca Juga: Dukung Infrastruktur dan Lapangan Kerja, Buda Parwata Ungkap Alasan Satriya Pantas Pimpin Klungkung

Menurutnya, pemerintahlah yang memiliki kewenangan untuk membuat regulasi untuk mengatur pintu masuk dan keluar agar memperketat orang-orang NTT ke Bali.

“Kami sebagai stakeholder tentu bersedia membantu, tetapi kami tidak memiliki kewenangan untuk melakukan itu,” jelasnya.

Pihaknya pun mengaku resah terhadap kasus-kasus yang marak dengan melibatkan oknum-oknum NTT di Bali.

Pasalnya, Flobamora yang memiliki 11 ribu anggota lebih juga terdampak akibat ulah segelintir oknum tersebut.

Baca Juga: Laksanakan Ujian Doktor Terbuka, Menteri AHY Lulus dengan Predikat Cumlaude

Pihaknya pun mendukung proses hukum jika memang keributan yang dibuat oknum NTT tersebut masuk ke dalam kasus criminal.

“Ini juga menjawab tuduhan di media sosial, kalau proses hukum kami dukung dan dorong untuk memberi efek jera, hukum itu harus tegak,” jelasnya.

Editor : Wiwin Meliana
#bikin onar #regulasi #ntt #Flobamora Bali