BALIEXPRESS.ID-Sebagai paguyuban orang Bali yang berasal dari NTT, Flobamora Bali tak tinggal diam dengan banyaknya kasus yang melibatkan oknum NTT.
Sejak Februari 2024, pihaknya telah menugaskan anggotanya untuk memberikan sosialisasi dari bedeng ke bedeng tempat buruh proyek yang berasal dari NTT.
Baca Juga: Oknum NTT Kerap Bikin Onar; Flobamora Minta Perketat Regulasi Orang NTT Masuk Bali
“Ketua Tiga Flobamora kami tugaskan dari bedeng ke bedeng untuk sosialisasi dan pembinaan bagaimana kehidupan di Bali, intinya kami mau bilang bagaimana hidup di Bali,” jelas Herman Umbu Billy dalam kanal Youtube Jeg Bali dikutip pada Selasa (08/10/2024).
Dari kegiatan sosialisasi tersebut, pihaknya justru menemukan hal yang mengejutkan.
Pihaknya justru menemukan pekerja buruh proyek yang datang ke Bali hanya dengan membawa surat keterangan bahkan fotocopy KTP.
“Ini yang saya pertanyakan, ini sudah pasti tidak naik pesawat, tapi lewat mana kok bisa lolos?” tanya Herman Umbu Billy.
Baca Juga: Penuh Haru, Menteri AHY Persembahkan Gelar Doktor untuk Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono
Pihaknya juga yakin bahwa orang-orang tersebut datang ke Bali tidak melalui kapal-kapal resmi.
Pihaknya pun penasaran orang-orang NTT tersebut datang lewat mana dan dibawa oleh siapa.
“Ini bahkan belum E-KTP, kenapa bisa sampai sini?” jelasnya.
Bahkan pihaknya menemukan pekerja buruh tersebut hanya membawa surat keterangan saja dari Kabupatennya.
Itu berarti oknum tersebut tidak memiliki KTP atau masih dibawah umur.
Inilah alasan pihaknya meminta pemerintah hadir dan membuat regulasi untuk memperketat masuknya orang NTT ke Bali.
Baca Juga: Dukung Infrastruktur dan Lapangan Kerja, Buda Parwata Ungkap Alasan Satriya Pantas Pimpin Klungkung
“Nanti kalau ada tim gugus ini, nanti yang saya usulkan pertama adalah semua yang mau bekerja di Bali, sebelum dia masuk ke Bali, di pintu keluarnya sudah ada surat jaminan pemberi kerjanya di sini siapa,” jelasnya.
Editor : Wiwin Meliana