BALIEXPRESS.ID-Made Mangku Pastika tak menampik bahwa dirinya sudah mendengar isu digadang-gadang menjadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran.
Bahkan pihaknya mendengar hal itu usai ditelephon oleh sejumlah teman-temannya.
“Saya memang mendapat banyak telephon tapi bukan dari Pak Prabowo, ada teman-teman memang begitulah ceritanya,” ungkap Mangku Pastika dalam kanal youtube Bali Satu dikutip pada Kamis (10/10/2024).
Baca Juga: Manta Point, Spot Penyelaman Eksklusif untuk Menyaksikan Pari Manta Raksasa di Nusa Penida
Namun meski mendengar kabar-kabar tersebut, Mangku Pastika menegaskan bahwa jabatan Menteri merupakan hak prerogatif Presiden.
Pihaknya juga menjelaskan bahwa dalam proses presiden menunjuk para pembantunya dalam pemerintahan harus memperhatikan potensi yang dimiliki oleh orang tersebut.
“Presiden dalam menunjuk pembantunya harus punya potensi dalam memperkuat posisi beliau. Baik untuk kinerja maupun untuk politik,” jelas mantan Gubernur Bali periode 2008-2018 ini.
Dengan pertimbangan tersebut Mangku Pastika memaklumi setiap keputusan presiden dalam memilih menterinya.
Baca Juga: Mangku Pastika Harap ‘Tradisi’ Satu Kursi Menteri dari Bali Berlanjut di Pemerintahan Prabowo
Lebih lanjut, Mangku Pastika menyebut bahwa dirinya tak berharap banyak soal jabatan Menteri.
Akan tetapi pihaknya akan sangat senang jika dilibatkan dalam mengurusi dan memberantas kemiskinan di Indonesia.
“Saya akan sangat senang jika dilibatkan dalam mengurusi kemiskinan misalnya,” ungkapnya.
Hal ini lantaran pihaknya mengklaim memiliki ‘resep-resep’ dari pengalamannya memimpin Bali yang bisa diadopsi dalam kepemimpinan Prabowo.
“Ndak mesti Menteri, apapun lah. Saya tau dirilah, secara politik saya bukan orang partai,” pungkasnya.
Sebelumnya, sederet nama mencuat sebagai bakal menteri dalam kabinet pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang bakal dilantik pada 20 Oktober 2024 mendatang.
Baca Juga: Mangku Pastika Harap ‘Tradisi’ Satu Kursi Menteri dari Bali Berlanjut di Pemerintahan Prabowo
Salah satunya adalah mantan Gubernur Bali periode 2008-2018, Made Mangku Pastika yang disebut-sebut layak menjadi Menteri dari Bali.
Bahkan dalam berbagai media, disebutkan Mangku Pastika layak menjadi Menteri Pariwisata lantaran pernah menjabata sebagai Gubernur yang mewilayahi daerah sebagai destinasi pariwisata.
Editor : Wiwin Meliana