Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

NYELENEH! Berenang 5 Jam di Laut dengan Ransel, WNA Skotlandia Terpaksa Disuntik Petugas di Kuta

Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 15 Oktober 2024 | 01:45 WIB
DIAMANKAN: Petugas gabungan saat menyerahkan WNA yang nekat berenang ke tengah laut selama 5 jam ke Satpol PP Badung BKO Kuta, Senin (14/10).
DIAMANKAN: Petugas gabungan saat menyerahkan WNA yang nekat berenang ke tengah laut selama 5 jam ke Satpol PP Badung BKO Kuta, Senin (14/10).

BALIEXPRESS.ID - Seorang WNA asal Skotlandia, Senin (14/10) diamankan petugas gabungan dari Polair Pos Kuta, Balawista, Ditpolairud Polda Bali, dan Polresta Denpasar.

WNA ini diamankan setelah berperilaku nyeleneh karena berenang ke tengah laut dengan membawa tas ransel. Bule ini berhasil diamankan setalah membuat resah dan dibujuk petugas selama lima jam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, WNA tersebut memiliki paspor dengan nama yang tertera, yakni Nicholson Haydn Philip, 55 asal United Kingdom Of Great Britain and Northern Ireland (Inggris Raya).

Diduga yang bersangkutan melakukan aksinya lantaran sakit hati setelah cekcok dengan pasangannya pada Minggu (13/10).

Kemudian ia meninggalkan tempatnya menginap dan menegak minuman keras. Setelah itu bule Skotlandia ini berenang dengan ranselnya pukul 09.00 Wita.

Danru Satpol PP Badung BKO Kuta, Wayan Suantara mengatakan, pihaknya menerima laporan bule tersebut setelah diserahkan petugas Polair Kuta.

Hal ini lantaran menganggu ketertiban umum dengan nekat berenang ke tengah laut. Ia diketahui berenang dari titik depan hotel Pullman dan terbawa arus hingga ke Pantai Seminyak.

"Petugas Balawista dan Polair sudah membujuk yang bersangkutan untuk menepi, namun ia cenderung melawan dan tidak menghiraukan," ungkap Suantara.

Saat diamankan, Suantara menyebutkan, yang bersangkutan sempat melawan dan tidak kooperatif. Akhirnya ia dibawa ke Satpol PP BKO Kuta dengan tangan diborgol, dengan ditemani dua teman wanitanya.

Untuk memastikan keadaannya, petugas kemudian membawa yang bersangkutan ke RS Prof Ngoerah.

Demi keamanan, ia sempat diberikan suntikan penenang oleh petugas Puskesmas Kuta yang datang mengatensi.

“Kami tidak tahu kondisi kejiwaannya seperti apa. Sebab pengakuan yang bersangkutan ke tengah laut adalah ingin berenang jauh. Kemungkinan dia depresi, tapi untuk memastikan kami serahkan penanganannya ke RS Prof Ngoerah,” jelasnya.

Petugas Balawista Kuta, Marshello Aryafara menerangkan, kejadian itu diketahui pihaknya pada pukul 09.30 Wita dari petugas Pos 5 Legian.

Ia membawa ransel yang terisi penuh berenang ke tengah laut.

Proses evakuasi dari bule tersebut pun dramatis lantaran Bule Skotlandia ini tidak mau menepi saat dibujuk sejumlah petugas menggunakan jetski. Bahkan seorang peselancar juga membujuk namun tidak dihiraukan.

"Petugas lifeguard di sana sudah berupaya membujuknya agar keluar dari laut. Namun ia tidak mau dan mengaku ingin berenang jauh. Seorang wisatawan Australia yang berselancar juga sempat membujuk yang bersangkutan, namun ia tetap tidak mau,” ungkapnya.

Hingga akhirnya setelah kelelahan berenang selama lima jam bule itu akhirnya berhasil dievakuasi secara perlahan.

Meski kelelahan bule ini tetap melawan ketika dimintai keterangan setelah menepi ke bibir pantai.

“Saat di pesisir, tamu itu terlihat agak capek tapi masih melakukan perlawanan dan berkata-kata kasar. Polisi berupaya menenangkan tapi juga dilawan. Kita terus dilakukan pendekatan, ketika ada celah saya langsung merobohkannya untuk ditangani pihak kepolisian dan langsung diborgol,” tandasnya.

Editor : Nyoman Suarna
#nyeleneh #Disuntik #wna #berenang #laut #skotlandia #kuta