BALIEXPRESS- Seorang pemuda, Dedianus Kalaiyo ,19, asal Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas di Gianyar.
Ia diduga menjadi sasaran amuk massa. Tragedi ini diduga bermula dari sebuah postingan di TikTok@loghe.dorih itu berisi judul “Orang Bali yang Babi” yang memicu kemarahan warga di Gianyar.
Diduga, postingan yang dianggap menghina oleh masyarakat setempat menjadi pemicu aksi main hakim sendiri.
Sekelompok orang yang tak dikenal kemudian memburu Kalaiyo hingga ke tempat tinggalnya berlokasi di rumah penampungan pekerja proyek di Gianyar.
Kemudian salah satu warga melaporkan kejadian tersebut ke polsek Gianyar.
Kendaraan patroli polsek dan Polres Gianyar untuk mengamankan korban, selanjutnya membawanya ke RSUD Sanjiwani Gianyar.
Saat dibawa ke RSUD korban masih dalam keadaan hidup. Korban meninggal keesokan harinya pada (16/10/2024).
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku di balik kasus ini.
“Kami akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam kasus ini,” tegas Kapolres Gianyar AKBP Umar pada Senin (21/10/2024).
Umar mengatakan kasus ini timbul karena adanya kesalahpahaman.
“Menurut kami kemungkinan besar karena adanya kesalahpahaman antara warga Gianyar dengan pekerja proyek. Tim sedang menelusuri kasus ini,” ujarnya. (*)
Editor : I Made Mertawan