BALIEXPRESS.ID - Duka mendalam menyelimuti keluarga I Wayan Sana, seorang petani asal Banjar Belaluan, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati.
Pasalnya, Wayan Sana menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Mawang, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, pada Senin (4/11) sekitar pukul 18.45 WITA.
Korban ditemukan tewas mengenaskan di tempat kejadian dengan kondisi wajah hancur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas ini bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Astrea Prima DK 4734 FAN dari arah timur menuju barat.
Tiba-tiba, sebuah mobil yang melaju di depannya berhenti dan membuka pintu.
Kaget dengan kejadian tersebut, Wayan Sana tak bisa mengendalikan sepeda motornya hingga oleng ke kanan.
Naas, dari arah berlawanan muncul sebuah mobil lain yang langsung menabrak korban hingga terpental.
Saksi mata di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa kedua mobil yang terlibat dalam kecelakaan tersebut langsung melarikan diri setelah kejadian.
Suara benturan yang keras membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah. Namun, saat mereka tiba di lokasi, kedua mobil sudah tidak ada lagi.
Saking kerasnya benturan, wajah korban mengalami luka yang sangat parah hingga sulit dikenali.
Bahkan, bekas injakan ban mobil terlihat jelas di bagian wajah kanannya. Kondisi ini membuat warga sekitar kesulitan untuk mengidentifikasi korban.
Keluarga korban baru mengetahui kejadian nahas ini setelah Wayan Sana dievakuasi ke rumah sakit.
I Nyoman Sika, adik korban, mengaku baru mengetahui kabar duka tersebut setelah mendapat informasi dari warga sekitar.
"Awalnya saya hanya mendengar kabar ada kecelakaan di Mawang. Saya tidak menyangka kalau korbannya adalah kakak saya. Setelah memastikan nomor polisi sepeda motornya, baru saya yakin kalau korban adalah kakak saya," ungkap Nyoman Sika dengan nada sedih. (*)
Editor : Nyoman Suarna