BALIEXPRESS.ID-Warganet dibuat geram dengan ulah aksi oknum pendatang yang membuat onar dan meresahkan masyarakat Bali.
Terbaru, sebuah insiden keributan yang melibatkan sejumlah oknum pendatang asal Nusa Tenggara Timur (NTT) menghebohkan warga Denpasar, Bali, pada Jumat (15/11/2024).
Kejadian ini terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial, memperlihatkan dua pria yang diamankan oleh warga dan pecalang setelah melakukan tindakan yang meresahkan di Jalan Pulau Roti, Pedungan, Denpasar.
Video tersebut menunjukkan, sekelompok warga dan pecalang yang tengah mengamankan dua pria yang diduga dalam pengaruh alkohol, yang sebelumnya terlibat cekcok dengan sepasang suami istri.
Kronologi kejadian dimulai ketika ketiga pria tersebut melintas dengan sepeda motor yang dikendarai bertiga.
Mereka diketahui mengganggu pasangan suami istri yang sedang melintas, dengan berteriak-teriak serta mengejar mereka.
Saat berhasil mendekati motor pasangan tersebut, ketiganya terlibat perselisihan fisik dengan suami korban, yang menambah ketegangan.
Saksi mata di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa keributan tersebut menarik perhatian warga sekitar, yang segera turun tangan untuk membantu menenangkan situasi.
Dua dari tiga pria yang terlibat dalam insiden ini berhasil diamankan oleh warga dan pecalang setempat, sementara satu lainnya melarikan diri sambil membawa sepeda motor yang digunakan.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga memberikan peringatan dan hukuman ringan terhadap kedua pria tersebut.
Mereka juga meminta kepada pemilik kos tempat mereka menginap untuk segera menghadap dan bertanggung jawab atas perbuatan anak buahnya. Situasi ini membuat geram sejumlah warganet yang ikut berkomentar di media sosial.
"Pemilik kosnya juga harus berpikir ulang sebelum menerima orang seperti ini. Jangan hanya terfokus pada uang," tulis akun @willymoron dalam unggahan Punapibali dikutip pada Senin (18/11/2024).
Beberapa netizen juga menyoroti perilaku alkohol yang dapat mempengaruhi sikap pendatang tersebut. "Orang NTT sebenarnya baik dan rajin, asal jangan terkena alkohol," tambah akun @imlady_sukastay.
Namun, banyak pula yang mengkritik perilaku oknum-oknum ini yang merusak citra daerah asal mereka. "Mereka bikin malu daerah asalnya, harus ada sanksi lebih tegas untuk menjaga ketertiban," kata @jazzpopballads81.
Editor : Wiwin Meliana