Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Lagi Pesan Makan di Restoran, Bule Italia di Ungasan Tiba-Tiba Rebah dan Meninggal

I Gede Paramasutha • Kamis, 21 November 2024 | 01:56 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah Stefano menggunakan Ambulance menuju RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar. (Bali Express/Istimewa)
Petugas mengevakuasi jenazah Stefano menggunakan Ambulance menuju RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID – Seorang warga negara asing (WNA) asal Italia meninggal dunia secara mendadak saat makan malam di sebuah restoran villa, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, pada Senin (18/11) sekitar pukul 21.15 WITA.

Korban diketahui bernama Stefano Giovanni, 60. Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan berdasarkan informasi dari saksi-saksi di lokasi, bule Italia itu sempat memesan makanan dan minuman bersama rekan-rekannya sebelum tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Peristiwa itu bermula ketika Stefano keluar dari kamar villa yang ditempatinya, sekitar pukul 20.00 WITA.

Dia menuju restoran untuk makan malam bersama tiga rekannya.

"Korban memesan sparkling water, wine (yang tidak sempat diminum), serta fettucini," ujarnya, Rabu 20 November 2024.

Namun, sekitar pukul 21.15 WITA, korban tiba-tiba rebah ke samping saat berada di meja makan.

Para tamu dan staf restoran segera memberikan pertolongan pertama, termasuk CPR, tetapi Stefano tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. 

Menurut saksi di restoran itu, wajah korban sempat memerah, namun ia tetap tidak bereaksi meskipun berbagai upaya pertolongan telah dilakukan.

Pemilik restoran inisial NN menyampaikan kepada polisi bahwa korban sebelumnya sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya setelah terpapar sinar matahari saat berkunjung ke Pantai Uluwatu. 

"Korban juga membatalkan konsumsi wine karena merasa kurang enak badan," tambah Sukadi.

Tim kepolisian dan identifikasi Polresta Denpasar yang tiba di lokasi sekitar pukul 23.40 WITA dan lansgung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi menduga korban meninggal karena sakit, diperkuat dengan ditemukannya obat-obatan seperti Enterogermina dan Tachipirina di kamar korban.

Barang-barang korban, termasuk HP, kacamata, dan kunci kamar, diamankan oleh pihak kepolisian.

Jenazah Stefano Giovanni kemudian dibawa ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah. Lebih lanjut, saksi NN menuturkan bahwa korban di Bali hidup sebatang kara, tanpa istri dan anak.

"Pengelola villa telah menghubungi cucu ponakan korban di Italia dan berencana berkoordinasi dengan pihak Konsulat Italia untuk pengurusan jenazah berdasarkan rasa kemanusiaan," imbuhnya.

Kondisi di lokasi kejadian saat ini dinyatakan aman dan kondusif. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#italia #bule #meninggal #kuta